Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ironi Almamater Pinjaman di Bulan Suci: Ujian Kesabaran Polri dan Etika Aktivisme

by Visioner Indonesia
Maret 2, 2026
in HUKUM
Reading Time: 3min read
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Insiden konfrontasi seorang pemuda berinisial SB terhadap petugas saat aksi di depan Mabes Polri, Jumat (27/2), memicu simpati luas kepada Korps Bhayangkara. Di tengah suasana Ramadan, personel kepolisian tetap berdiri tenang mengenakan peci putih dan sorban meski dihujani makian. Fakta bahwa pelaku bukan mahasiswa Universitas Indonesia, melainkan berasal dari institusi lain dan menggunakan jas almamater kuning tanpa hak, menambah dimensi ironi dalam peristiwa tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi sikap aparat yang mengedepankan pendekatan humanis di tengah provokasi verbal maupun fisik. Ia menegaskan komitmen reformasi menuju civilian police tetap berjalan, termasuk menjaga ruang kritik sebagai bagian dari demokrasi. Keteguhan anggota yang tetap bersabar saat atribut ibadah mereka dicemooh di bulan puasa dinilai publik sebagai bentuk profesionalisme yang teruji.

“Kehadiran dugaan mahasiswa penyusup yang meminjam identitas UI bukan sekadar soal atribut, melainkan upaya merusak kredibilitas gerakan dari dalam dan patut diwaspadai. Tindakan berinisial SB menjadi noda bagi aktivisme mahasiswa karena suara kritis yang seharusnya murni justru tercemar oleh aksi yang memburu sensasi dan viralitas tanpa substansi. Di sisi lain, kesabaran aparat kepolisian di bulan suci yang tetap tenang, tidak terpancing provokasi, bahkan menjaga sikap dengan senyum, justru mendapat apresiasi luas dari masyarakat,” ujar Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, Senin (2/3/2026) di Jakarta.

Pihak UI melalui keterangan resminya menyatakan keberatan atas penggunaan atribut tanpa izin karena berpotensi mencoreng reputasi akademik. Simbol intelektualitas yang seharusnya identik dengan argumentasi ilmiah justru dipakai untuk tindakan seperti menarik dan mencoret jilbab Polwan menggunakan cat semprot. Kontrasnya terlihat jelas: aparat menjaga ketenangan ibadah, sementara oknum demonstran memilih vandalisme simbolik terhadap sesama perempuan.

“Kita harus waspada terhadap degradasi etika gerakan mahasiswa oleh petualang simbolik yang ingin membenturkan rakyat dengan aparat secara tidak beradab. Meminjam identitas institusi besar untuk memicu konflik adalah pengkhianatan terhadap demokrasi yang semestinya dijaga dengan kejujuran intelektual,” tegas Romadhon.

Kapolri memastikan tidak ada pembatasan kebebasan berekspresi selama dilakukan sesuai hukum dan etika publik. Menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional, namun menjaga ketertiban secara sabar di tengah ujian puasa merupakan bentuk pengabdian. Simpati publik pun mengalir kepada aparat yang tetap terkendali menghadapi pendemo yang kehilangan legitimasi identitasnya sendiri.

“Insiden ‘jaket pinjaman’ menunjukkan adanya pola penyusupan yang berpotensi menciptakan kegaduhan demi merusak reputasi banyak pihak sekaligus. Sinergi antara nalar kritis mahasiswa dan transformasi Polri tidak boleh dikalahkan oleh tindakan radikal oknum yang bahkan enggan tampil dengan identitas asli,” tambah Romadhon.

Pihak PNJ telah memanggil SB untuk diproses sesuai Kode Etik Mahasiswa. Langkah ini menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan representasi umum gerakan kampus. Ketahanan mental aparat yang tetap tenang dalam balutan atribut religi kini menjadi perbincangan publik sebagai standar kedewasaan institusi dalam menghadapi tekanan massa.

“Menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan aparat yang kredibel dan generasi muda yang jujur secara intelektual tanpa perlu bersandiwara. Keterbukaan Polri hari ini, disertai kesabaran menghadapi penghinaan, adalah investasi peradaban untuk membangun kehidupan berbangsa yang lebih matang,” pungkas Romadhon.

Previous Post

Krisis Iran Ganggu Selat Hormuz, Harga Minyak Melonjak Tajam

Next Post

Presiden Fokus Misi Damai Timur Tengah, Dasco Jaga Stabilitas Industri Domestik

Related Posts

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026
JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan
HUKUM

JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan

Juni 29, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved