Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pemerintah wajib tugaskan Pertamina Jual BBM Ramah Lingkungan

by Visioner Indonesia
September 10, 2020
in Default
Reading Time: 3min read

Jakarta- Pandemi Covid-19 yang awalnya merupakan isu kesehatan, kini telah menghasilkan ikutan yang sangat akut di bidang ekonomi. Dari mulai PHK massal, penutupan pabrik-pabrik, goncangan terhadap supply and demand hingga terjadinya penurunan daya beli (konsumsi) masyarakat.

Menurut Aru Prayogi, Aktivis Peduli Lingkungan, Indonesia harus bisa belajar dari kasus pandemi ini dengan memulai memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai oktan tinggi yang ramah lingkungan guna menciptakan hidup sehat. Demikian disampaikan Aru dalam diskusi energi webinar sebagai narasumber yang bertemakan “Mendukung BBM Euro 4 Ramah Lingkungan” yang diselenggarakan Gagas Nusantara, Jakarta, Kamis (10/10/2020).

Romadhon, Direktur Gagas Nusantara sebagai penaggung jawab acara webinar menyambut baik langkah PT Pertamina untuk dukung BBM ramah lingkungan. Kita ketahui bersama dalam kampanye dukungan tersebut, Pertamina memberikan diskon harga Pertalite sebesar Rp. 1.200 per liter. Ini menunjukkan Pertamina konsisten mangawal isu lingkungan kearah lebih baik dan menyehatkan.

Diskusi ini diselenggarakan dalam rangka memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan di bidang energi untuk mengatasi masalah lingkungan dari penjualan BBM beroktan rendah dengan ron 88 seperti premium dan ron 90 pertalite yang sudah tidak layak lagi di produksi. Acara ini diikuti oleh puluhan peserta baik dari undangan aktivis cipayung dan maupun dari kalangan umum.

Berdasarkan penugasan dari pemerintah, saat ini Pertamina masih menyalurkan, menyediakan Premium dam pertalite di Indonesia. Selain itu, Pertamina juga menyediakan jenis BBM Umum yang meliputi Perta Series (Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Pertamina Dex dan Dexlite).

“Di sisi lain, Pertamina juga dihadapkan pada regulasi lingkungan. Merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No 20 Tahun 2017, disyaratkan standar baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor sesuai dengan standar EURO 4 sehingga BBM yang digunakan untuk uji emisi agar minimal mengikuti RON minimal 91 atau CN minimal 51,” ungkap Aru.

Sesuai kesepakatan dunia dan pemerintah, setiap negara berupaya menurunkan emisi karbon dan mengurangi polusi udara. Salah satunya dengan menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

Oleh sebab itu, Pertamina juga terus melakukan edukasi dan mendorong konsumen agar beralih menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan. “Seperti yang sudah kita rasakan sejak PSBB, langit biru dan udara lebih baik, untuk itu kami mengajak dan mendorong masyarakat dalam webinar ini untuk menggunakan produk yang lebih berkualitas,” katanya.

“Kita seharusnya mengikuti aturan Kementerrian LHK,
dengan menggunakan BBM ramah lingkungan. Tapi, faktanya masih ada komponen masyarakat yang membutuhkan BBM Ron 88 (Premium),” kata Nia (salah satu peserta webinar yang mengingatkan semua untuk mengikuti dan melaksanakan UU lingkungan tsb)

Aru juga mengingatkan, Indonesia sudah teken Paris Agreement bahkan dirativikasi menjadi UU. “Intinya, bauran penggunaan energi baru terbarukan harus terus ditingkatkan dan mengurangi penggunaan BBM yang tidak ramah lingkungan. Kita perlu mengurangi bahkan tidak mengonsumsi BBM Ron 88 dan 90 yang sangat mencemari lingkungan,” tutur Aru.

Sementara, kendaraan di negara jiran Malaysia sudah menggunakan Euro 4 yang lebih bersih dan ramah lingkungan. “Maka sebagai kesepahaman kami mengajak sekali lagi perlu adanya komitmen dalam penutup diskusi ini untuk mendukung dan mendorong masyarakat Indonesia menggunakan BBM ramah lingkungan,” pungkasnya.

    Previous Post

    Ikan Indonesia Diekspor ke Luar Negeri, KKP Tuai Apresiasi

    Next Post

    PSDA PBHMI : Sudah waktunya BBM Ramah lingkungan

    Related Posts

    BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
    Default

    BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

    Agustus 20, 2026
    Default

    Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

    Agustus 19, 2026
    Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
    Default

    Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

    Agustus 15, 2026
    Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
    Default

    Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

    Agustus 9, 2026
    Default

    Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

    Juli 31, 2026
    PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
    BUMN

    PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

    Juli 30, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    TERKINI

    Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

    Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

    Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

    KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

    Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

    “Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

    TERPOPULER

    Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

    Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

    Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

    KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

    Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

    “Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

    • About
    • Redaksi
    • Marketing & Advertising
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Email
    • Login
    No Result
    View All Result
    • BERANDA
    • PERISTIWA
    • POLHUM
    • EKONOMI
    • VIDEO
    • ENTERTAINMENT
    • LUAR NEGERI
    • LIPUTAN DISKUSI
    • LIFESTYLE
    • RESENSI
    • SPORT
    • OPINI
    • INDEKS

    Indonesia Visioner - All Rights Reserved