Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kolaborasi Compok Literasi, Sedekah Buku dan Literasi Berkaki Sukses Gelar Workshop dan Pelatihan PKPP

by Visioner Indonesia
Maret 26, 2021
in Default
Reading Time: 2min read

Visioner.id – Komunitas Compok Literasi bersama Sedekah Buku, dan Literasi Berkaki mengadakan Workshop dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas Perpustakaan di Gedung Pemuda Kabupaten Pamekasan, Rabu (24/03/2021) pagi.

Sebagai bentuk integrasi, kegiatan ini juga bersinergi dengan stakeholder terkait, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kabupaten Pamekasan.

Uniknya kegiatan ini menerapkan metode pembelajaran Blanded Learning, yakni mengkolaborasikan pembelajaran daring jarak jauh yang disampaikan oleh tim Perpustakaan Umum Anak Elmuloka, Bandung. Serta materi secara luring yang disampaikan oleh Tim DUSPUSIP Kabupaten Pamekasan.

Dengan diikuti oleh puluhan pustakawan sekolah dari tingkat SD-SMP/Sederajat se-Kabupaten Pamekasan dengan tajuk Menciptakan Perpustakaan Sekolah yang Kreatif, Interaktif, Kolaboratif dan Edutainment.

Founder Compok Literasi, M Arinal Haqil Ghifari menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah di Kabupaten Pamekasan.

“Kami mengonsep kegiatan ini tidak hanya berhenti pada kegiatan hari ini, namun juga akan dilaksanakan kegiatan lanjutan berupa pendampingan melalui virtual, hingga dua bulan ke depan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan workshop dan pelatihan yang disponsori Semua Murid Semua Guru (SMSG) tersebut, selanjutnya juga akan dilakukan hibah buku kepada beberapa sekolah yang terpilih.

“Hasil observasi kami, ada beberapa sekolah yang minim buku bacaannya. Bahkan ada beberapa sekolah yang tidak punya perpustakaan,” tambah Arinal, sapaan akrabnya.

Terkait dengan kendala yang dialami beberapa sekolah dalam mengelola perpustakaannya tersebut, pemateri dari Perpustakaan Umum Anak Elmuloka Bandung, Karin Karina menyampaikan bahwa ada tiga hal utama yang perlu dimiliki sekolah dalam upaya meningkatkan perpustakaan. Tiga hal tersebut yaitu tempat, pustakawan, dan kegiatan.

“Jika tempat dan pustakawannya sudah ada, maka juga dibutuhkan kegiatan-kegiatan yang asik. Tanpa kegiatan perpustakaan kita hanya menjadi tumpukan buku-buku,” jelasnya.

Lebih lanjut, Karin juga menyampaikan agar perpustakaan bisa diminati oleh siswa terdapat beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan dalam menyusun kegiatan yaitu kreatif, inovatif, edutaintement, dan kolaborasi.

“Kegiatan yang kreatif tidak harus kita menciptakannya sendiri, tapi bisa juga meniru kegiatan-kegiatan kreatif yang sudah dilakukan beberapa perpustakaan. Misalnya, lomba Bercerita si Kecil,” lanjut wanita yang pernah aktif dalam Forum Taman Baca Kota Bandung tersebut.

Sementara itu, pada materi kedua yang disampaikan oleh Tim dari DISPUSIP Kabupaten Pamekasan dijelaskan terkait teknik-teknik pengelolaan perpustakaan, termasuk diantaranya teknik manajemen buku serta manajemen keanggotaan.

Selain itu, juga dilakukan praktik pengarsipan buku yang ada di perpustakaan. Kemudian juga dilakukan teknik-teknik menggunakan aplikasi Slim yang digunakan perpustakaan Kabupaten Pamekasan. (*)

Previous Post

Aktivis Jakarta Minta KPK Periksa Gubernur Anis terkait Formula E

Next Post

Silaturahmi Kader dan Alumni HMI Komisariat Teknik UIKA : Ikhtiar Membentuk Kader Militan dan Soliditas Organisasi

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

TERPOPULER

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved