Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Bulog Beli Gabah Petani Keren, Tapi Jangan Setengah Hati untuk Prabowo

by Visioner Indonesia
Maret 23, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Kegiatan Penyerapan Gabah Petani di Desa Sumber, Klaten

JAKARTA, Visioner, – Direktur Eksekutif Lembaga Gagasan Nusantara (LGN), Romadhon Jasn, mengapresiasi langkah Perum Bulog yang membeli gabah petani di atas harga tengkulak sebagai bagian dari visi ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia memperingatkan Bulog untuk tidak setengah hati agar swasembada pangan benar-benar tercapai.

“Bulog naikkan harga gabah ke Rp 6.500 per kg itu keren, petani akhirnya tersenyum. Tapi jangan setengah hati, ini soal janji pangan Prabowo ke rakyat,” ujar Romadhon Jasn di Jakarta, Minggu (23/3/2025).

Romadhon menilai keputusan Prabowo memerintahkan Bulog membeli gabah lebih mahal dari Rp 5.500 per kg adalah terobosan. “Ini angin segar buat petani yang selama ini tercekik harga rendah. Bulog bisa jadi tulang punggung swasembada kalau serius,” katanya. Ia optimistis target pengadaan 3 juta ton gabah pada 2025 bisa diraih dengan langkah ini.

Namun, Romadhon menyoroti tantangan operasional Bulog. “Fasilitas penggilingan dan gudang harus siap. Jangan sampai gabah menumpuk atau beras telat sampai ke pasar,” tegasnya. Ia meminta pengurus Bulog untuk mempercepat penyerapan gabah lokal demi mengurangi ketergantungan impor yang selama ini membelenggu petani.

Menurut Romadhon, visi Prabowo soal pangan mandiri kini berada di tangan Bulog. “Krisis pangan global bukan isapan jempol. Harga beras dunia melonjak, stok nasional harus kuat,” ujarnya. Ia mendesak pemerintah untuk menambah anggaran Bulog agar bisa memperbaiki logistik dan kapasitas penyimpanan yang ada.

Romadhon juga menekankan pentingnya distribusi beras yang merata. “Bulog harus pastikan beras sampai ke pelosok, bukan cuma kota besar. Rakyat kecil menanti harga stabil,” katanya. Ia menyarankan Bulog memanfaatkan teknologi dan data untuk memprediksi kebutuhan tiap daerah, sehingga distribusi bisa lebih efisien dan tepat sasaran.

Ia juga mengajak Bulog untuk menggandeng UMKM dalam distribusi pangan. “Kerja sama dengan toko kelontong seperti yang sudah dimulai sangat bagus. Ini bisa menjadi jaringan distribusi murah yang menguntungkan petani dan rakyat,” ujar Romadhon. Menurutnya, langkah ini bisa menjadi model baru dalam pemasaran pangan nasional yang lebih inklusif.

Romadhon menegaskan bahwa keberhasilan Bulog akan menjadi ukuran awal era pemerintahan Prabowo. “Pangan yang aman adalah bukti nyata dari janji kampanye. Bulog harus bekerja maksimal, dan DPR harus mengawasi ketat,” katanya. Ia memperingatkan bahwa jika Bulog gagal, petani bisa kehilangan harapan, sementara harga beras bisa membumbung tinggi.

“Gagas Nusantara mendukung Bulog menjadi benteng pangan nasional. Mari bersama-sama mewujudkan swasembada pangan yang nyata, agar petani sejahtera dan rakyat tak lagi khawatir soal beras,” tutup Romadhon Jasn.

Previous Post

Pertamina Dapat Apresiasi Masyarakat Lewat Program Serambi MyPertamina, Pemudik Nikmati Layanan Gratis dan Kenyamanan

Next Post

Ketika jurnalisme dirundung teror kepala babi

Related Posts

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat
Ekonomi

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

Agustus 21, 2026
Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting
BUMN

Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting

Agustus 21, 2026
Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi
BUMN

Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi

Agustus 21, 2026
Purbaya Siapkan Rp5 Triliun untuk Penanganan Gempa NTT
Ekonomi

Purbaya Siapkan Rp5 Triliun untuk Penanganan Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026
BUMN

Emas Antam Naik di Hari Kemerdekaan RI, Jadi “Kado Manis” bagi Investor

Agustus 17, 2026
Rupiah Menguat di Hari Kemerdekaan, Tembus Rp17.793 per Dolar AS
Ekonomi

Rupiah Menguat di Hari Kemerdekaan, Tembus Rp17.793 per Dolar AS

Agustus 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved