Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

UEFA Tetap Ancam Boikot Piala Dunia, Kepercayaan kepada Infantino Belum Pulih

by Visioner Indonesia
Agustus 8, 2026
in Sport
Reading Time: 2min read
UEFA Tetap Ancam Boikot Piala Dunia, Kepercayaan kepada Infantino Belum Pulih

Jakarta, 8 Agustus 2026 – Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) kembali mengancam akan memboikot turnamen yang digagas FIFA, menyusul belum pulihnya kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino. Ancaman ini muncul di tengah upaya FIFA untuk menggelar turnamen baru, meskipun format dan jadwalnya masih belum jelas.

Tensi antara UEFA dan FIFA bukanlah hal baru. UEFA selama ini konsisten mengkritik kebijakan FIFA yang dinilai mengabaikan kesejahteraan pemain, mengutamakan kepentingan komersial, dan mengancam ekosistem kompetisi domestik yang sudah mapan. Meskipun rincian spesifik tentang format turnamen yang diancam UEFA belum diungkapkan, konflik ini menunjukkan ketidakpercayaan yang mendalam terhadap arah kebijakan FIFA di bawah Infantino.

Apa yang Menjadi Sumber Ketegangan?

  1. Penolakan Format Turnamen Baru: UEFA menentang rencana FIFA untuk memperkenalkan turnamen baru yang dianggap akan menambah beban jadwal pemain dan mengganggu kalender internasional yang sudah padat.
  2. Kritik terhadap Tata Kelola FIFA: UEFA menilai proses pengambilan keputusan di FIFA tidak transparan dan terlalu terpusat pada Infantino.
  3. Konflik Kepentingan dan Etika: Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menghadapi gelombang kritik karena hubungan dekatnya dengan beberapa penguasa otoriter serta kebijakan yang dianggap mengancam integritas dan kemerdekaan federasi anggota.

Respons UEFA dan Reaksi FIFA

UEFA secara konsisten menyuarakan kekhawatiran mereka melalui pernyataan resmi dan pertemuan dengan FIFA. Ancaman boikot ini menjadi salah satu bentuk protes paling keras yang pernah dilakukan. Dampaknya, jika UEFA benar-benar menarik diri, hal tersebut akan sangat menurunkan nilai dan daya tarik turnamen tersebut. Publik pun menunggu apakah FIFA akan mengambil langkah untuk meredakan ketegangan atau justru semakin memaksakan agenda turnamen barunya.


Previous Post

89 PMI Bermasalah Tiba di Batam, BP3MI Dalami Indikasi TPPO dan Trauma Healing

Next Post

Timnas Gagal Lagi di Piala AFF, Erick Thohir: “Kami Akan Evaluasi Total!”

Related Posts

Timnas Gagal Lagi di Piala AFF, Erick Thohir: “Kami Akan Evaluasi Total!”
Sport

Timnas Gagal Lagi di Piala AFF, Erick Thohir: “Kami Akan Evaluasi Total!”

Agustus 8, 2026
Piala Presiden 2026: Alasan Keamanan atau Ketidakmampuan Panitia?
Sport

Piala Presiden 2026: Alasan Keamanan atau Ketidakmampuan Panitia?

Agustus 5, 2026
Luar Negeri

Maarten Paes bantah rumor kepergiannya dari FC Dallas

Desember 27, 2025
Sport

Polrestabes Bandung: 1.200 personel amankan laga Persib vs PSM

Desember 27, 2025
Sport

Pernyataan Erick Thohir Sebut Sepakbola Pionir Revolusi Mental Dianggap Keliru

Mei 20, 2023
Sport

DPP HPN Gelar Event Golf: Bagian dari Kanalisasi Bisnis

Mei 5, 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Menteri LH Optimistis Indonesia Bebas Sampah Plastik dalam Setahun

PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan RI

PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi

Kebakaran Bromo Mengganas, TNBTS Tutup Total Akses Wisatawan

Danantara Targetkan Deretan BUMN Raksasa IPO, Pegadaian hingga Pelindo

Angka Kemiskinan Turun ke 8,07 Persen, Ekonom Soroti Kesenjangan dengan Kondisi Riil

TERPOPULER

Menteri LH Optimistis Indonesia Bebas Sampah Plastik dalam Setahun

PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan RI

PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi

Kebakaran Bromo Mengganas, TNBTS Tutup Total Akses Wisatawan

Danantara Targetkan Deretan BUMN Raksasa IPO, Pegadaian hingga Pelindo

Angka Kemiskinan Turun ke 8,07 Persen, Ekonom Soroti Kesenjangan dengan Kondisi Riil

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved