Jakarta, 8 Agustus 2026 – Mimpi Indonesia untuk berbicara banyak di Piala AFF 2026 harus pupus sudah. Skuad Garuda dipastikan gugur di fase grup setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura di laga pamungkas Grup A, Jumat (7/8/2026) malam.
Hasil ini membuat Indonesia terdampar di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 7 poin. Mereka tertinggal dari Vietnam dan Singapura yang sama-sama mengoleksi 8 poin. Ini adalah kegagalan kedua secara beruntun bagi Indonesia untuk lolos dari fase grup turnamen antarnegara ASEAN tersebut.
Erick Thohir Janji Evaluasi Besar-besaran
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tak tinggal diam. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
“Terima kasih kepada seluruh pemain dan ofisial yang sudah berjuang. Hasil ini jadi pelajaran berharga. Kami akan melakukan evaluasi total untuk persiapan ke depan,” tulis Erick.
Evaluasi ini disebut akan mencakup semua aspek, mulai dari strategi, pemain, hingga manajemen tim. PSSI disebut sudah menyiapkan langkah-langkah konkret menyambut agenda FIFA Match Day dan Piala Asia 2027 yang semakin dekat.
Herdman Dianggap Masih Butuh Waktu
Di tengah euforia kekecewaan, sejumlah pengamat meminta PSSI tak terburu-buru mengambil keputusan. Pelatih kepala John Herdman dinilai masih perlu diberikan kepercayaan untuk membangun tim.
“Piala AFF ini bukan tolok ukur utama Herdman. Itu adalah laboratorium ujian. Tolok ukurnya adalah Piala Asia 2027,” ujar pengamat sepak bola Anton Sanjoyo.
Ia menambahkan bahwa PSSI perlu menjamin keberlanjutan pelatih asal Kanada tersebut. Herdman sendiri sebelumnya disebut-sebut sedang dalam proses negosiasi kontrak, meski PSSI belum mengonfirmasi secara resmi.
Respons Suporter dan Sorotan Pemain
Kegagalan ini tentu saja menuai sorotan tajam dari para pendukung Timnas. Tagar #EvaluasiTotal sempat menjadi trending topic di media sosial. Banyak yang menyoroti minimnya kreativitas lini serang dan lini belakang yang kerap melakukan blunder fatal.
Beberapa pemain kunci seperti Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan juga mendapat sorotan. Namun, kapten tim Rizky Ridho langsung meminta maaf kepada seluruh suporter Indonesia atas hasil kurang memuaskan ini.
“Kami minta maaf kepada seluruh suporter. Ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami akan bangkit dan belajar dari semua ini,” tulis Ridho di akun media sosialnya.


