Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Revitalisasi Sekolah Akhir 2026 Fokus di Daerah Bencana dan 3T

by Visioner Indonesia
Agustus 22, 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2min read
Revitalisasi Sekolah Akhir 2026 Fokus di Daerah Bencana dan 3T

Jakarta, 22 Agustus 2026 – Pemerintah menargetkan program revitalisasi sekolah yang dimulai pada kuartal IV 2026 akan difokuskan pada daerah-daerah yang terdampak bencana serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan dan pemerataan kualitas pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan bahwa tahun ini pemerintah akan memprioritaskan renovasi dan pembangunan sekolah di daerah yang mengalami bencana, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru-baru ini dilanda gempa bumi dahsyat.

“Bantuan untuk rehabilitasi sekolah di NTT menjadi prioritas kami. Ini adalah bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan anak-anak kita tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Data Kerusakan Sekolah di NTT

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Pendidikan, gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus lalu menyebabkan kerusakan pada puluhan unit sekolah di Kabupaten Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ende. Diperkirakan sekitar 71 sekolah mengalami kerusakan ringan hingga berat, sehingga membutuhkan perbaikan mendesak.

“Di NTT, sekitar 71 sekolah terdampak dan butuh perbaikan segera. Ini yang kami catat, dan kebutuhan di lapangan mungkin lebih besar,” ungkap Abdul Mu’ti.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno juga menekankan pentingnya perbaikan sekolah di daerah terdampak bencana agar tidak menghambat akses pendidikan anak-anak.

“Bangunan sekolah harus diperbaiki secepatnya. Anak-anak harus bisa segera kembali belajar dalam kondisi yang aman dan nyaman,” ujar Pratikno dalam rapat koordinasi penanganan bencana NTT.

Fokus pada Wilayah 3T

Selain daerah bencana, program revitalisasi juga diarahkan ke wilayah 3T yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur pendidikan. Kementerian Pendidikan telah memetakan ribuan sekolah di daerah terpencil yang membutuhkan renovasi dan peningkatan fasilitas, termasuk pembangunan ruang kelas baru, perpustakaan, dan laboratorium.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Sri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa revitalisasi tidak hanya mencakup perbaikan fisik bangunan, tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran dan fasilitas pendukung.

“Kami ingin memastikan bahwa siswa di daerah 3T mendapatkan fasilitas yang setara dengan di perkotaan. Ini soal keadilan dalam pendidikan,” tegasnya.

Program revitalisasi sekolah ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang mengalokasikan anggaran besar untuk infrastruktur pendidikan. Pemerintah berharap langkah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi yang lebih kompetitif.


Previous Post

Gus Ipul Pastikan 556 PCNU dan PWNU Berhak Ikuti Muktamar Ke-35 NU, Siapkan Suasana Gembira

Next Post

Mendikdasmen Ungkap Syarat Guru P3K untuk Jadi PNS, Ini Jalur yang Bisa Ditempuh

Related Posts

Fenomena Jual Beli Kursi Calon Mahasiswa, KPK Dorong Audit Serentak Seluruh PTN
Pendidikan

Fenomena Jual Beli Kursi Calon Mahasiswa, KPK Dorong Audit Serentak Seluruh PTN

Agustus 22, 2026
Dirut BULOG Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
BUMN

Dirut BULOG Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia

Agustus 22, 2026
Mendikdasmen Ungkap Syarat Guru P3K untuk Jadi PNS, Ini Jalur yang Bisa Ditempuh
Pendidikan

Mendikdasmen Ungkap Syarat Guru P3K untuk Jadi PNS, Ini Jalur yang Bisa Ditempuh

Agustus 22, 2026
Lulusan Vokasi Lebih Cepat Diterima Kerja, Kalahkan Sarjana di Pasar Kerja
Pendidikan

Lulusan Vokasi Lebih Cepat Diterima Kerja, Kalahkan Sarjana di Pasar Kerja

Agustus 9, 2026
Prabowo Guyur Bansos Beras Rp17,5 T Mulai 17 Agustus
Pendidikan

Pendidikan Fondasi Kemajuan Riset dan Inovasi Indonesia

Agustus 9, 2026
RUU Sisdiknas: Gaji Pokok Guru Swasta Diatur, Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN Dialokasikan APBN
Pendidikan

RUU Sisdiknas: Gaji Pokok Guru Swasta Diatur, Tunjangan Guru ASN dan Non-ASN Dialokasikan APBN

Agustus 9, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Siap Demo 27 Agustus di DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Boleh Asal Tidak Anarkis

Somasi Terbuka untuk Eki Pitung: Pemuda Kaum Betawi Nyatakan Percaya pada Warga Pati yang Akan Demo

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

TERPOPULER

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Siap Demo 27 Agustus di DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Boleh Asal Tidak Anarkis

Somasi Terbuka untuk Eki Pitung: Pemuda Kaum Betawi Nyatakan Percaya pada Warga Pati yang Akan Demo

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved