Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

by Visioner Indonesia
Agustus 22, 2026
in serba serbi
Reading Time: 2min read
BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

Jakarta, 22 Agustus 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) angkat bicara terkait polemik masyarakat yang mempertanyakan status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). BPS menegaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan, bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan .

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, desil menunjukkan posisi suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, bukan semata-mata dari gaji atau penghasilan . Penentuan desil mempertimbangkan 41 variabel, mulai dari kondisi perumahan, sumber air minum, bahan bakar memasak, kepemilikan aset, daya listrik, komposisi keluarga, hingga pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan disabilitas .

BPS menekankan bahwa penentuan desil menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT) yang mengkombinasikan berbagai karakteristik secara bersama-sama . Karena itu, satu indikator saja, seperti penghasilan atau kepemilikan barang tertentu, tidak otomatis menentukan posisi desil sebuah keluarga .

Keluarga dalam desil yang sama juga tidak otomatis memiliki pendapatan, pengeluaran, atau kondisi sosial ekonomi yang identik . Posisi desil bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi sosial ekonomi keluarga serta posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain .

Masyarakat yang merasa data tidak sesuai dapat melakukan pemutakhiran data melalui kanal resmi seperti aplikasi Cek Bansos atau kanal Cek DTSEN . Namun, pengajuan tidak serta merta mengubah desil karena harus melalui proses verifikasi dan validasi terlebih dahulu .

“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” tegas Amalia .


Previous Post

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

Related Posts

MENJAGA HUTAN, MENGHIDUPKAN DESA: Gerakan “Hutan Asuh” Girijaya Menyulap Camping Ground Menjadi Laboratorium Konservasi
Daerah

MENJAGA HUTAN, MENGHIDUPKAN DESA: Gerakan “Hutan Asuh” Girijaya Menyulap Camping Ground Menjadi Laboratorium Konservasi

Agustus 2, 2026
Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur
serba serbi

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

April 27, 2026
serba serbi

Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dan Diskusi Bersama para Tokoh Bangsa

Maret 4, 2026
serba serbi

Profil Arif Satria: Rektor IPB jadi Kepala BRIN

November 11, 2025
Daerah

Wow! Ras Muhamad Akan Tampil di Pamekasan

Oktober 8, 2019
Daerah

Campur Lorjuk, Kuliner Khas Madura dengan Citarasa Melegenda

September 4, 2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Siap Demo 27 Agustus di DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Boleh Asal Tidak Anarkis

Somasi Terbuka untuk Eki Pitung: Pemuda Kaum Betawi Nyatakan Percaya pada Warga Pati yang Akan Demo

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

TERPOPULER

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Siap Demo 27 Agustus di DPR, Tuntut RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Boleh Asal Tidak Anarkis

Somasi Terbuka untuk Eki Pitung: Pemuda Kaum Betawi Nyatakan Percaya pada Warga Pati yang Akan Demo

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved