Prabowo: Korupsi Sesungguhnya adalah Awal Kehancuran Bangsa

Jakarta, 30 Oktober 2026 – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa korupsi merupakan awal kehancuran suatu bangsa. Menurutnya, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak moral, kepercayaan publik, dan masa depan generasi mendatang.

“Korupsi sesungguhnya adalah awal kehancuran bangsa. Tidak ada bangsa yang bisa maju jika korupsi dibiarkan,” ujar Prabowo dalam arahannya pada acara Peringatan Hari Antikorupsi di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Presiden menyampaikan hal tersebut di hadapan jajaran penegak hukum, menteri Kabinet Merah Putih, serta perwakilan organisasi masyarakat. Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

Integritas dan Keteladanan

Prabowo mengingatkan pentingnya integritas dan keteladanan dari para pemimpin. Menurutnya, pejabat publik harus menjadi contoh dalam menjalankan amanah dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

“Jangan sampai rakyat melihat pemimpinnya justru menjadi bagian dari masalah. Kita harus menjadi solusi, bukan sumber penyakit,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran, mulai dari tingkat pusat hingga desa. Prabowo meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk membuka akses informasi seluas-luasnya kepada publik, sehingga pengawasan dapat berjalan efektif.

Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Presiden menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada tebang pilih, baik terhadap pejabat tinggi maupun pihak yang memiliki kedekatan dengan kekuasaan.

“Siapa pun yang terbukti korupsi, proses hukum. Tidak ada yang kebal. Saya sudah sampaikan kepada Kapolri, Jaksa Agung, dan KPK untuk tidak ragu,” ujarnya.

Ia juga mendorong percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen penting untuk memulihkan kerugian negara dan memberikan efek jera bagi para pelaku.

Pencegahan dan Pendidikan Antikorupsi

Selain penindakan, Prabowo menekankan pentingnya pencegahan melalui pendidikan antikorupsi. Ia meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama untuk memasukkan nilai-nilai integritas dan kejujuran dalam kurikulum pendidikan.

“Bangsa ini akan kuat jika generasi mudanya tumbuh dengan kesadaran bahwa korupsi adalah kejahatan yang merugikan semua orang,” tegasnya.

Prabowo juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi dan melaporkan dugaan korupsi. Menurutnya, partisipasi publik adalah kunci keberhasilan pemberantasan korupsi.

“Jangan takut melapor. Negara akan melindungi Anda. Korupsi adalah musuh bersama, dan kita harus bersatu untuk mengalahkannya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait

Terbaru