
visioner.id – Pemerintah Kabupaten Gresik benar-benar serius membenahi jaringan irigasi persawahan. Tahun, ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bakal membangun ratusan jaringan irigasi dari waduk menuju areal persawahan. Tujuannya, untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Gresik.
“Iya, ada sekitar 190 rencana proyek pembangunan,” ujar Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik Ida Lailatus Sa’diyah, kemarin.
Menurut dia, dari jumlah 190 rencana proyek pembangunan ini terdiri dari perbaikan saluran air, jaringan irigasi dan waduk. Kemudian, ada pembangunan saluran air dan jaringan irigasi persawahan. “Kami optimis pembangunan bisa selesai sesuai tenggang waktu yang ditentukan,” pungkas dia.
Dari data yang ada di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Gresik sudah ada 19 jaringan irigasi dan Waduk yang pekerjaannya memasuki tahap lelang. Beberapa diantaranya sudah selesai dilakukan lelang.
“Tahun ini memang cukup banyak pembangunan jaringan irigasi sekunder,” ujar Ketua Komisi C DPRD Gresik Moh Syafi’ AM, kemarin.
Menurut dia, pembangunan ratusan jaringan irigasi sekunder ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian di Gresik. Sebab, saat ini masih banyak areal persawahan yang masih kesulitan mendapatkan air. “Dengan adanya jaringan irigasi ini, maka air yang ada di waduk bisa benar-benar maksimal untuk mengairi persawahan,” terangnya.
Ditambahkan, untuk pembangun ratusan jaringan irigasi ini dianggarkan sekitar Rp 16 miliar. Sedangkan untuk mengatasi banjir Kali Lamong, pihaknya juga sudah memberikan anggaran sebesar Rp 26 miliar untuk pembuatan saluran air. “Tahun ini, kami fokuskan mengatasi banjir Kali Lamong dan pembangunan jaringan irigasi persawahan,” pungkas dia.
Penulis : MK Rosyid






