Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Lahan Rokan Hulu-Riau dikuasai oleh perusahan yang tidak mempunyai Izin HGU

by Aulia Rachman Siregar
Juni 15, 2016
in Daerah
Reading Time: 1min read
Lahan Rokan Hulu-Riau dikuasai oleh perusahan yang tidak mempunyai Izin HGU
0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Riau– Diskusi Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Rokan Hulu di Kec. Kunto Darusalam  Kabupaten Rokan Hulu-Riau mengenai permasalahan lahan yang dikuasai oleh perusahan Salah Satunya perusahan besar yaitu Surya Dumai Grup dan lainnya yang tidak mempunyai Izin HGU.

M. Hasby Assodiqi Ketua PK KNPI Kecamatan Kunto Darusalam dan Wendi Fitrah Ketua Pusat Ikatan Mahasiswa Kehutanan Se Indonesia (SYLVA Indonesia) Wendi putra Asal Rohul Mendesak Kementrian Kehutanan Dan Lingkungan Hidup dan Kementerian Agraria serta memberi sanksi tegas terhadap Mafia lahan yang berada di wilayah Kec. Kunto Darusalam dan Kec. Bonai Darusalam Kabupaten Rokan Hulu-Riau, saat di tempat diskusi Rokan Hulu, Selasa (14/6).

Hasby menamva lahan tersebut bisa dikembalikan kepada asal usul lahan tersebut. Permasalahan mafia lahan ini sudah lama, usia sawit surya dumai grup saja sudah 12 tahun lahannya lebih kurang 13.000 H sampai saat ini tidak mengantongi izin dan tidak beracuan kepada aturan dan peraturan UU yang berlaku di NKRI ini bukan lahan nenek moyang mereka.

“Oleh sebab itu Pemerintah jangan hanya diam saja ini harus segera di usut,” Ungkap Hasby

Wendi Sylva Indonesia dan Hasby sebagai tokoh pemuda Kunto Darusalam mengatakan yang jelas seharusnya dalam menjalankan usaha, setiap perusahaan selaku koperasi mesti menaati setiap aturan yang ada. Mulai dari perizinan hingga pengelolaan nya. Serta bisa memberikan dampak yang baik bagi lingkungan dan masayarkat sekitar.

“Kalau hanya mengeksploitasi tanpa mengikuti aturan main, lebih baik tidak diberi izin dan ditendang dari wilayah konsesinya,” tegas Wendi.

Jelas ketika tidak ada HGU, maka perusahaan tersebut bisa dikatakan ilegal dalam proses industrinya. Jadi tidak ada alasan untuk membiarkan mereka merambah lahan dan hutan yang notabene menjadi jantung kehidupan masyarakat sekitar. (Ad/Vis)

Previous Post

Pemprov Jatim Kembali Raih Opini WTP

Next Post

FPI Pelalawan miris melihat Pekat masih marak di bulan Suci Ramadhan

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved