JENEPONTO – Aksi demonstrasi tergabung dalam Fraksi Repolusi Keadilan merasa kecewa terhadap sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto yang baru dilantik baru-baru ini.
Aksi demonsrasi ini tergabung dalam beberapa lembaga diantaranya HMI Cabang Jeneponto, PMII Cabang Jeneponto, PB HPMT Kab.Jeneponto, PPI & KAP.9 mendesak presiden RU untuk tidakĀ menaikan harga BBM & tarif BPJS, mengusut tuntas dugaan penyaluran BPNT yang diduga tidak sesuai prosedur,melanjutkan PANSUS DPR yang sebelumnya tidak diselesaikan anggota DPRD sebelumnya, mendesak penanganan kasus korupsi pasar dan menindaklanjuti dugaan kepemilikan lahan oleh orang asing yang mengelolah daerah wisata di Mallasoro.
Ketua HMI Cabang Jeneponto, Amrullah Serang saat dikonfirmasi, mengatakan kecewa dengan kehadiran anggota DPRD saat melakukan dialog karena hanya sepuluh orang lebih yang hadir diantara 40 anggota DPRD yang baru dilantik. Ungkapmya pada hari Senin, (02/09/2019).
Yang jelas kami menyayangkan atas tingkat partisipasi sebagian anggota DPRD baru dalam menerima aspirasi rakyat dan juga berharap ke depan legislator baru lebih proaktif dalam pengawasan yang sekaitan dengan tugas tugas kerakyatan. diantaranya lebih progres dalam pengawasan penerimaan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) serta mengidentifikasi lebih dini keberadaan warga asing di bangkala karena diduga telah membeli tanah warga untuk dikelolah jadi destinasi wisata. (Adt).






