MALANG, JATIM – Ikatan Mahasiswa Kota Ternate Malang (IMKT-Malang) yang baru saja melaksanakan Musyawarah Daerah ke-3 yang di selenggarakan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Malang mencoba untuk menyajikan pembahasan tambahan selain laporan pertanggung jawaban kepengurusan dan pemilihan Formateur serta Mid Formateur.
Dalam Musda Tersebut, Andini Ayu selaku Ketua Umum menjelaskan bahwa IMKT Malang sebagai organisasi daerah yang beranggotakan Mahasiswa Kota Ternate harus menjadi gerbang dalam sumbangsih ide dan gagasan, mengingat Kota Ternate saat ini sedang mempersiapkan diri untuk regenerasi kepemimpinan. Sebagai anak daerah yang sedang mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam kemajuan di Kota Ternate, saat ini kami hanya bisa sumbang ide serta masukan mengenai tata kelola pemerintahan kedepan, ungkapnya, pada hari Senin, (16/12/2019).
Lanjutnya, saya hanya mengakomodir saran dari teman-teman mengenai peran pemerintah yang belum maksimal dalam proses pengembangan UMKM, Pemerintah pun belum punya grand design dalam mengatasi pengangguran yang semakin bertambah setiap tahunnya tercatat kita berada di posisi 5,79% atau sekitar 5000-an orang, tentu ini berefek domino kedepannya bagi Kota Ternate, selain itu Kota Ternate pun belum siap untuk menjadi Smart City, Tuturnya.
Rizhan selaku Pembina IMKT Malang menilai, Permasalahan yang dihadapi hari ini sebenarnya bukan hal baru yang mulai dikaji oleh sekelompok orang, namun ini adalah poin-poin yang sering dikaji dalam menyambut momentum politik praktis.
Hal yang luput dari penglihatan masyarakat kita adalah potensi anak muda dalam pengelolaan kekuasaan. Kita terjebak pada mitos “yang tua lebih berpengalaman”, Tegas Rijan.
Nyatanya yang muda lah yang membawa perubahan. Apa yang dilakukan pemuda dalam mengelola daerah ? Semenjak jadi bupati, Abdul Gafur Mas’ud gratiskan BPJS dan semua seragam sekolah bagi semua murid di Penajam. Ia juga aktif turun ke masyarakat dan memiliki program-program brilian untuk Penajam.
Di Lampung, ada Muhammad Ridho Ficardo, Gubernur Lampung yang menjabat pada periode 2014-2019. Saat dilantik, Ia merupakan gubernur termuda yang dipilih oleh rakyat, karena masih berusia 33 tahun. Katanya. (Wn).






