Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Bantuan UEA untuk Korban Banjir Disalurkan lewat Muhammadiyah,
Jadi Contoh yang Terkendali

by Visioner Indonesia
Desember 21, 2025
in Daerah
Reading Time: 3min read
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

VISIONER, — Bantuan kemanusiaan dari luar negeri kembali menjadi perhatian publik di tengah bencana banjir yang melanda Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Kali ini, bantuan berupa 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya dapat disalurkan kepada korban setelah melalui klarifikasi asal-usul dan mekanisme penyaluran yang tepat.

Bantuan tersebut diterima oleh Muhammadiyah, dengan amanah penyaluran berada di tangan Haedar Nashir. Penunjukan Muhammadiyah dinilai sebagai langkah tepat karena organisasi ini memiliki jaringan kemanusiaan luas dan pengalaman panjang dalam penanganan bencana.

Sebelumnya, bantuan ini sempat menjadi polemik setelah muncul anggapan bahwa bantuan berasal langsung dari pemerintah Uni Emirat Arab. Pemerintah Kota Medan bahkan sempat mempertimbangkan pengembalian bantuan karena kekhawatiran akan sensitivitas politik jika bantuan bersifat government to government (G to G).

Namun setelah dilakukan klarifikasi, diketahui bahwa bantuan tersebut bukan berasal dari pemerintah UEA, melainkan dari lembaga kemanusiaan non-pemerintah (NGO) yang berbasis di negara tersebut. Dengan demikian, bantuan dinilai sah untuk diterima dan disalurkan melalui jalur NGO to NGO, sesuai dengan ketentuan hukum dan praktik kemanusiaan yang berlaku di Indonesia.

Haedar Nashir menyatakan bahwa Muhammadiyah siap menjalankan amanah tersebut dan memastikan bantuan sampai langsung kepada masyarakat terdampak banjir. Menurutnya, dalam situasi darurat kemanusiaan, fokus utama adalah kecepatan dan ketepatan penyaluran bantuan, tanpa memperumit status formal kebencanaan.

Kasus ini dinilai menjadi contoh penting dalam tata kelola bantuan internasional. Aktivis kemanusiaan pemuda asal Aceh, Wanda Assyura, menilai bahwa polemik ini menunjukkan perlunya kejelasan komunikasi publik terkait bantuan asing.
“Yang perlu diluruskan ke publik adalah bahwa yang dibatasi itu bantuan G to G, bukan bantuan kemanusiaan secara umum. Skema people to people, NGO to NGO, bahkan government to NGO, selama terkendali dan transparan, seharusnya tidak menjadi masalah,” ujar Wanda, Minggu (21/12/2025).

Menurut Wanda, ketidakjelasan narasi justru berisiko memunculkan kesan keliru seolah bantuan kemanusiaan ditolak, padahal yang diatur adalah mekanismenya. Ia menilai penyaluran melalui NGO seperti Muhammadiyah justru memperkuat prinsip kedaulatan sekaligus menjamin bantuan tepat sasaran.

Di lapangan, banjir di Sumatera Utara telah menyebabkan ribuan warga mengungsi dan mengalami kekurangan logistik dasar. Bantuan pangan menjadi kebutuhan mendesak di tengah proses pemulihan infrastruktur yang masih berlangsung. Kehadiran bantuan 30 ton beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.

Wanda menilai kasus ini bisa menjadi rujukan kebijakan ke depan agar pemerintah pusat dan daerah memiliki pedoman komunikasi yang lebih jelas terkait bantuan internasional. “Bencana tidak menunggu kesempurnaan birokrasi. Yang dibutuhkan adalah koordinasi, keterbukaan, dan kepercayaan kepada lembaga kemanusiaan yang kredibel,” katanya.

Ia juga mengimbau media dan influencer untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi bantuan asing agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu. Menurutnya, verifikasi dan konteks menjadi kunci menjaga kepercayaan publik di tengah situasi krisis.

Di tengah duka bencana, penyaluran bantuan UEA melalui Muhammadiyah menjadi pengingat bahwa solidaritas global bisa berjalan seiring dengan kedaulatan nasional, selama dikelola dengan bijak dan transparan. Bagi para korban banjir, yang terpenting bukan asal bantuan, melainkan kehadiran nyata dan tepat waktu.

Previous Post

“Pembangunan Pasar modern di Kabupaten Alor. Antara Kepentingan Rakyat Atau kepentingan bisnis Pribadi”. Oleh Rajab Bura (Ketua Umum HMI Cabang Alor)

Next Post

Tanpa Sinyal dan Kamera, Kapten Syafari Buktikan Pengabdian Tulus untuk Santri di Aceh

Related Posts

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026
Daerah

Tanam Pohon di Bulan Ramadan, Polisi dan Santri Bersinergi

Maret 4, 2026
Daerah

KMS Desak Gubernur Copot Plt KUPTD Pelabuhan Amolengu

Februari 18, 2026
Daerah

Kemanusiaan di Jalur Lintas Sumatra: Sinergi Polri dan DPR RI Pulihkan Martabat Pengungsi

Februari 16, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Langkah Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus ke Puspom Dinilai Tepat.

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Silaturahmi Eks Pengurus Besar HMI dengan Kapolres Situbondo

Tetangga Naik, BBM RI Tetap Stabil: Apa Rahasianya?

Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Terobosan Kemenimipas

Lapor ke Prabowo Soal Anggaran, Purbaya Pastikan APBN Aman

TERPOPULER

Langkah Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus ke Puspom Dinilai Tepat.

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Silaturahmi Eks Pengurus Besar HMI dengan Kapolres Situbondo

Tetangga Naik, BBM RI Tetap Stabil: Apa Rahasianya?

Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Dunia, Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Terobosan Kemenimipas

Lapor ke Prabowo Soal Anggaran, Purbaya Pastikan APBN Aman

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved