Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Terbukti Gagal Tangani Kelangkaan Minyak Goreng, Jaringan Aktivis Nusantara Minta Jokowi Copot Mendag

by Visioner Indonesia
April 28, 2022
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,- Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) terus mendukung aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti kasus minyak goreng yang hari ini masih menjadi masalah di Republik Indonesia

Koordinator JAN Romadon mengatakan bahwa kejadian tersebut membuat kelangkaan minyak goreng di berbagai daerah di Indonesia kian panjang dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam menanggulangi kelangkaan minyak goreng.

“Ini sangat miris, penyeludupan minyak goreng yang dijual ke luar negeri dengan harga yang berlaku sangat merugikan kita, ini menjadi atensi dari semua pihak yang semakin meragukan kinerja pemerintah dalam menanggulangi itu semua” Ungkap Romadon ketika diwawancari awak media.

Di samping itu, Romadon juga menyoroti adanya oknum-oknum yang menimbun minyak goreng hingga langka dipasaran yang berimbas pada penerapan kebijakan DMO (domestic market obligation) dan DPO (domestic price obligation) hanya menjadi solusi sementara.

“Buktinya kebijakan tersebut telah dicabut dan gagal. Sampai saat ini malah lebih mahal” Lanjut nya.

“Semua harus di periksa termasuk menteri perdagangan, kita harus terbuka kepada publik dan kita patut menduga menteri selaku pimpinan di perdagangan harus dicopot karena memang sudah terbukti tak bisa mengendalikan ini semua”. Ungkap Romadon.

Dokumen pemenuhan domestic market obligation (DMO) produk sawit dari tiga produsen minyak goreng diduga sudah dimanipulasi sebelum sampai ke kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag). Dokumen-dokumen itu disetor tiga perusahaan, yakni PT Wilmar Nabati Indonesia, Permata Hijau Group, dan PT Musim Mas.

“Manipulasi kewajiban memenuhi pasokan sawit dalam negeri ini diduga dilakukan ketiga perusahaan itu demi mendapatkan perizinan ekspor (PE) crude palm oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng dari Kemendag dan sekelas menteri masa tidak tahu?” Tutupnya.

Sebelumnya, dirjen perdagangan luar negeri Wisnu Wardhana dan tiga orang lainnya diperiksa sebagai saksi pada 19 April 2022 dan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Komisaris Utama PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, general manager di bagian General Affair PT Musim Mas Pierre Togar Sitanggang, dan Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group Stanley MA.

Keempat tersangka itu diduga melanggar tiga peraturan sekaligus, yakni Pasal 54 UU Nomor 7 Tahun 2014, Permendag Nomor 129 Tahun 2022 juncto Nomor 170 Tahun 2022, dan Peraturan Dirjen Deplu Kemendag Nomor 02/DAGLU/PER/1/2022.

Previous Post

Ombudsman : Program Mudik Gratis Bentuk Kolaborasi Positif

Next Post

Perbesok Penghentian Siaran TV Analog Tahap I Dimulai, Menkominfo Sebut Diawali Tiga Wilayah

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved