Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Harda Belly Sebut Demo di Kemendagri yang Minta Copot Pj Bupati Lahat Terindikasi Ditunggangi Elit Politik

by Visioner Indonesia
Maret 9, 2024
in Default
Reading Time: 2min read

Koordinator aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly, menilai aksi demonstrasi sekelompok orang yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Peduli Keadilan Republik Indonesia depan Kemendagri (7/3) dengan beberapa tuntutan terkait kinerja Pj bupati Lahat tidak mewakili aspirasi masyarakat Kabupaten Lahat.

Menurutnya, Kemendagri mempunyai mikanisme sendiri untuk mengevaluasi kinerja Penjabat (Pj) kepada daerah.

“Pj kepala daerah itu dievaluasi tiap tiga bulan oleh Kemendagri dan ada mikanismenya sendiri,” kata Harda dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2024).

“Ini sekelompok orang demo Mendagri minta copot Pj bupati Lahat, sebenarnya tidak menjadi masalah yang penting harus diketahui bahwa mereka tidak mewakili masyatakat Lahat secara keseluruhan,” imbuhnya.

Harda menuturkan, mengkritisi kebijakan pemerintahan itu hal wajar dan perlu sebagai bentuk pengawalan pembangunan namun harus objektif dan solutif.

“Mengkritisi itu boleh bahkan suatu keharusan agar tidak ada keseweng-wenangan dalam sebuah kebijakan dan kalau bisa, tidak bisa juga tidak jadi masalah, harus ada solusinya juga,” terangnya.

Namun, kata Harda, aksi tersebut terindikasi ditunggangi elit politik tertentu sehingga tuntutan yang disampaikan tidak ada subtansinya sama sekali.

“Jangan sampai dalam penyaluran pendapat di muka umum itu tercederai hanya karena kepentingan elit politik tertentu apalagi sampai menimbulkan opini liar yang berakibat pada pendegrasian integritas seseorang pemimpin yang punga komintmen untuk memajukan Kabupaten Lahat,” tuturnya.

“Terkadang, kita mau berbuat baik pasti ada orang-orang jahat yang tidak suka, terlebih saya ini asli Lahat dan tau betul massa yang di depan Kemendagri itu adalah orang-orang luar bukan orang asli Lahat sehingga bisa dipastikan tidak tahu dan tidak paham dengan yang dituntutkan,” beber dia.

Lebih lanjut, Harda yakin Kemendagri tidak mudah untuk mencopot Pj kepala daerah kecuali tersandung kasus korupsi atau terlibat dalam politik praktis.

“Kalau tersangkut kasus korupsi dan tidak netral dalam politik pasti Kemendari akan dintindak tegas,” ungkapnya.

Terakhir, Harda berharap kinerja Pj bupati Lahat tidak terganggu dengan adanya riak-riak kecil yang sebenarnya tidak ada urgensinya untuk ditanggapi.

“Pj bupati harus terus bekerja dengan baik demi kemajuan Lahat, anggap saja aksi demonstrasi sebagai obat dan pemecut semangat agar lebih paten lagi dalam memajukan kabupaten Lahat,” tandasnya.

Previous Post

Sambut Nyepi Dengan Bagikan Sembako, KMHDI: Implementasi Nilai Humanisme 

Next Post

Tuduhan Terlibat Korupsi Tambang Terhadap Brigjen TNI Ayub Akbar Tendensius untuk Hancurkan Citra dan Marwah TNI

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

TERPOPULER

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved