Indonesia Visioner
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polemik Pencopotan Empat Pejabat Eselon Dua di Lahat, Ketum GPS: Statemen Ketum GCL Ngaur, Segera Kembalikan Empat Pejabat ke Posisi Semula

by Visioner Indonesia
Agustus 18, 2024
in Default
Reading Time: 2min read

Polemik pencopotan empat pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Lahat oleh Pj Bupati Lahat sebelumnya, Muhammad Farid, S. TP., M.Si., kembali mencuat ke publik.

Polemik tersebut muncul pasca berpindahnya Pj Bupati Lahat, Muhammad Farid, S. STP, M. Si ke Kabupaten Banyuasin.

Ketua Umum Gerakan Peduli Sumsel (GPS), Marcel Kusnan, merespon terkait pencopotan pejabat eselon dua di lingkungan Kabupaten Lahat oleh Pj Bupati tersebut yang dinilainya tidak sesuai prosedur dan menyalahi aturan.

“Pencopotan pejabat eselon dua di Lahat penuh kontroversi, diduga kuat menyalahi aturan, dan mengarah kepada kesewenang-wenangan,” kata Marcel, Minggu (18/8/2024).

Marcel juga menanggapi statement pengacara muda yang juga ketua Gerakan Cintai Lahat (GCL), Mahendra Reza Wijaya, yang menyebut pencopotan pejabat tersebut sesuai prosedur.

“Statemen ketum GCL itu ngaur, dan mendasarkan pada aturan yang dibuat-buat mencari pembenaran. Cocokologi saja,” tegas Marcel.

Untuk itu, Marcel meminta dengan tegas kepada Pj Bupati Lahat saat ini untuk mengembalikan posisis pejabat yang telah dicopot tersebut untuk dikembalikan ke posisi semula dan mengancam akan demo kemendagri.

“Kami minta dengan tegas untuk bapak Pj Bupati Lahat segera mengembalikan posisi pejabata eselon dua yang dicopot dikembalikan ke posisi semula. Kalau tidak diindahkan, kami akan datangi dan lakukan demonstrasi ke Kemendagri untuk menuntut Pj Bupati Lahat dicopot dan tidak profesional,” tegas Marcel.

“Kami minta segera dikembalikan empat pejabat ke posisi semula, jika tidak segera, maka kami akan demo Kemendagri sebagai bentuk dorongan agar Pj Bupati melakukan langkah tegas dan cepat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Gerakan Cintai Lahat (GCL), Mahendra Reza Wijaya mengatakan bahwa pencopotan 4 pejabat eselon dua di Lahat sudah sesuai prosedur. 

“Sudah barang tentu ada penyebabnya. Di antaranya tidak melaksanakan kebijkan yang ditetapkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang (Pj Bupati) yaitu melanggar huruf c Pasal 3 PP ini,” kata Mahendra seperti dikutip Lahatonlibe, Selasa (23/7/2024).

Previous Post

Ketum Republik Nilai Pidato Puan Maharani di Sidang Tahunan DPR RI Tunjukkan Fakta dan Wakili Keresahan Rakyat

Next Post

Dugaan Menyuplai Bongkar Muat Solar di Perairan Nii Tanasa, Kamasta Minta Bareskrim Polri Periksa Pimpinan PT. Dua Putra Sulawesi

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”

Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam, KKP Perketat Pengawasan 6 Program Utama

KKP Dorong Sinergi BUMN Percepat Swasembada Garam Nasional 2027

“Prabowo Tutup 290 BUMN, Klaim Hemat Dana hingga Rp50 Triliun”

Dua Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 1.088 Personel Polisi Dikerahkan

Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik

TERPOPULER

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”

Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam, KKP Perketat Pengawasan 6 Program Utama

KKP Dorong Sinergi BUMN Percepat Swasembada Garam Nasional 2027

“Prabowo Tutup 290 BUMN, Klaim Hemat Dana hingga Rp50 Triliun”

Dua Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 1.088 Personel Polisi Dikerahkan

Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE

Indonesia Visioner - All Rights Reserved