Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Keputusan Sepihak Walikota Bogor Dikecam Pegawai Perumda Tirta Pakuan

by Visioner Indonesia
Februari 26, 2026
in Default
Reading Time: 2min read
Perumda Tirta Pakuan.

VISIONER BOGOR – Pegawai Perumda Tirta Pakuan menyatakan kekecewaan dan sangat menyayangkan keputusan Walikota Bogor terkait nama-nama yang direkomendasikan untuk menduduki jabatan direksi di Perumda Tirta Pakuan Periode 2026-2031.

Kekecewaan itu dilayangkan melalui Surat Pernyataan Terbuka Pegawai Perumda Tirta Pakuan sebagai respon terhadap pemberitaan yang elag tayang di sejumlah media, pada Kamis, 26 Februari 2026 tentang rekomendasi direksi Perumda Tirta Pakuan tersebut.

“Kami selama ini memilih untuk tidak bereaksi terhadap kegaduhan yang terjadi sejak munculnya petisi yang mengatasnamakan mayoritas pegawai, dengan tujuan untuk menjaga kondusifitas perusahaan dan fokus bekerja,” ungkap salah satu Pegawai Perumda Tirta Pakuan melalui Surat Pernyataan Terbuka, pada Kamis, 26 Februari 2026.

Pegawai yang tidak bersedia disebut namanya itu mengatakan bahwa, dari salah satu calon yang direkomendasikan justru melakukan pembiaran terhadap staf dan kelompok pendukungnya melakukan penggalangan petisi, yang memicu terjadinya kekisruhan.

Pasalnya, kata dia, aktivitas tersebut diwarnai dengan intimidasi kepada pegawai dan tidak adanya transparansi terhadap aspirasi apa yang terdapat dalam petisi tersebut untuk ditandatangani.

Karena itu, pihaknya menyayangkan karena Walikota tidak mencoba untuk mengkonfirmasi kondisi perusahaan yang sebenarnya secara utuh kepada pihak pegawai yang tidak menandatangani petisi tersebut, yang berada di bawah tekanan dan intimidasi.

“Kami sangat menyayangkan bahwa Bapak Walikota Bogor tidak melihat kekisruhan yang terjadi di Perumda Tirta Pakuan secara menyeluruh,” ungkapya.

Bahkan setelah pihaknya menyampaikan aspirasi lewat surat yang telah diterima pada hari Kamis, 19 Februari 2026 yang ditandatangai oleh 92 orang pegawai itu seperti tidak dipertimbangkan oleh Walikota Bogor.

Karena itu, kemunculan berita itu telah membuat resah sebagian pegawai Perumda Tirta Pakuan hingga muncul sentimen demotivasi pegawai-pegawai yang berdedikasi, yang dipastikan akan terjadi dan bisa berdampak terhadap kondusifitas pegawai dalam bekerja berdampak langsung pada penurunan kinerja perusahaan.

Dia menambahkan, seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang sejatinya diselenggarakan secara objektif, sudah sepatutnya nilai dari hasil rangkaian seleksi yang diperoleh menjadi dasar bagi Walikota untuk memilih Direksi yang profesional dan ahli dalam bidangnya, serta menyampaikan permohonan rekomendasinya kepada Kemendagri berdasarkan data seleksi tersebut.

Apabila Bapak Walikota menjunjung tinggi azas transparansi dan keterbukaan, melalui pernyataan ini kami juga memohon kepada Bapak Walikota Bogor untuk membuka secara transparan hasil psikotes dan Ujian Kelayakan dan Kepatutan (UKK)Pihaknya juga berharap, Walikota Bogor tidak mudah terpengaruh oleh “jaminan kondusif” dari lisan salah satu pihak saja, yang justru dampaknya menimbulkan konflik berkepanjangan di lingkungan Perumda Tirta Pakuan yang saat ini menjadi BUMD Air Minum terbaik di Jawa Barat.

Previous Post

Gagas Nusantara Maritim: Kebijakan PIT Jangan Sampai Menjadi “Privatisasi Laut” Terselubung

Next Post

Masyarakat Puji Sikap Terbuka Kapolri: Kritik Adalah Nutrisi Polri Menuju Indonesia Emas

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PSI Menolak Dikaitkan dengan Budi Arie: “Kami Bukan Bagian dari Mereka”

Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Usai Diblokir Jelang Demo

Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Prabowo

DPR Usul Anggota KPI Pusat Ditambah Jadi 11, Komposisi Diubah, Fraksi PKS: Pemborosan!

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

TERPOPULER

PSI Menolak Dikaitkan dengan Budi Arie: “Kami Bukan Bagian dari Mereka”

Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Usai Diblokir Jelang Demo

Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Prabowo

DPR Usul Anggota KPI Pusat Ditambah Jadi 11, Komposisi Diubah, Fraksi PKS: Pemborosan!

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved