Jakarta, IndonesiaVisioner-. “Kami sangat mengapresiasi rencana pemerintah dalam melakukan pembentukan perusahaan induk (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN)”
demikian intisari pemikiran yang disampaikan oleh Direkur Utama Lembaga Pemantau BUMN Romadhon Jasn di Jakarta (14/04/2016).
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Jayabaya ini juga menambahkan bahwa isu holding ini sudah cukup lama beredar sejak pemerintahan-pemerintahan sebelumnya cuma belum kunjung terealisasi.
“Apalagi saat ini ada dukungan kuat dari Presiden. Holding memang sangat perlu dilakukan untuk efisiensi dan efektifitas disetiap BUMN” tutur Romadhon
“Kementrian BUMN dan kementrian terkait harus serius mengartikulasikan bahasa Jokowi, jangan lagi ditunda-tunda” sambungnya
Kalau dilihat, terlalu banyak BUMN di Indonesia yang tumpang tindih keberadaannya. Padahal sebenarnya, kalau diholding bisa mengurangi belanja pegawai dan ada efektifitas kerja.
“kami akan mengawal ini sampai benar-benar terealisasi, jangan sampai setiap pergantian kepala negara hal ini selalu berakhir dengan wacana” tegas Romadhon. (MR. Vis)






