Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Utang Pemerintah Rp10.300 Triliun: Beban Bunga dan Belanja Produktif Jadi Sorotan

by Visioner Indonesia
Agustus 22, 2026
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 2min read
Pemerintah Siap Bayar Utang Kopdes Rp 240 Triliun Pakai APBN, Dicicil Enam Tahun

Jakarta, 22 Agustus 2026 – Posisi utang pemerintah telah menembus Rp10.293 triliun hingga akhir Juni 2026, dengan rasio 41,26 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) . Meski pemerintah menyatakan angka ini masih aman karena di bawah batas 60 persen PDB , sejumlah ekonom justru menyoroti kemampuan negara membayar kewajiban utang—bukan sekadar rasionya.

Indef menilai kenaikan utang menjadi sinyal tekanan terhadap keuangan negara. Yang lebih penting menurut mereka adalah debt service capacity: kemampuan APBN membayar bunga dan pokok utang tanpa menggerus ruang belanja produktif . Anggota Komisi XI DPR, Harris Turino, menyoroti beban bunga dan cicilan utang mencapai sekitar Rp1.400 triliun, mendekati separuh dari total penerimaan negara sebesar Rp3.100 triliun .

Beban Bunga dan “Fiscal Crowding Out”

Risiko fiskal meningkat apabila beban bunga terus membesar, sementara rasio pajak tidak tumbuh signifikan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan fiscal crowding out: semakin besar porsi APBN untuk bayar utang, semakin kecil ruang untuk membiayai sektor produktif seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur .

Pemerintah berencana menarik utang baru Rp876,3 triliun pada 2027, lebih tinggi dari outlook 2026 . Namun, strategi utang yang mengandalkan SBN domestik dinilai berisiko menciptakan ketergantungan jika tidak diikuti peningkatan penerimaan dan kualitas belanja yang produktif .

Debt-led Growth dan Alokasi Anggaran

Para ekonom mengingatkan bahwa utang dapat menjadi bumerang jika hanya digunakan untuk program jangka pendek seperti MBG, tanpa memperbaiki kapasitas industri dan produktivitas. Investasi pada sektor manufaktur dinilai lebih berdampak bagi perekonomian karena menyerap banyak tenaga kerja dan mengungkit pendapatan masyarakat .

Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi masih di bawah 6 persen, pemerintah perlu disiplin dalam konsolidasi fiskal. Belanja yang memiliki efek pengganda rendah atau tumpang tindih perlu dievaluasi, sementara tambahan utang sebaiknya diarahkan untuk program yang mampu meningkatkan produktivitas dan kapasitas ekonomi jangka panjang .


Previous Post

Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi

Next Post

Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan

Related Posts

Prabowo Perintahkan Jenderal TNI-Polri Turun ke Kalimantan, Karhutla Diberantas Serentak
Nasional

Prabowo Perintahkan Jenderal TNI-Polri Turun ke Kalimantan, Karhutla Diberantas Serentak

Agustus 22, 2026
Pemerintah Wajib Batasi BBM Orang Kaya, Tahun Depan Jadi Prioritas
BUMN

Pemerintah Wajib Batasi BBM Orang Kaya, Tahun Depan Jadi Prioritas

Agustus 22, 2026
Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan
BUMN

Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan

Agustus 22, 2026
Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi
BUMN

Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi

Agustus 22, 2026
Dampak Lingkungan dari Subsidi BBM dan Solusi Berkelanjutan
BUMN

Gebrakan Prabowo: BUMN Dirampingkan, Target 250 Perusahaan, Ini Skemanya

Agustus 22, 2026
Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September
Luar Negeri

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Boleh Asal Tidak Anarkis

Somasi Terbuka untuk Eki Pitung: Pemuda Kaum Betawi Nyatakan Percaya pada Warga Pati yang Akan Demo

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Fenomena Jual Beli Kursi Calon Mahasiswa, KPK Dorong Audit Serentak Seluruh PTN

Mengapa Mahasiswa Harus Tetap Berdemo?

Kapolri Siap Pimpin Demo, JAN Apresiasi Komitmen Perlindungan Buruh

TERPOPULER

Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Boleh Asal Tidak Anarkis

Somasi Terbuka untuk Eki Pitung: Pemuda Kaum Betawi Nyatakan Percaya pada Warga Pati yang Akan Demo

Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Fenomena Jual Beli Kursi Calon Mahasiswa, KPK Dorong Audit Serentak Seluruh PTN

Mengapa Mahasiswa Harus Tetap Berdemo?

Kapolri Siap Pimpin Demo, JAN Apresiasi Komitmen Perlindungan Buruh

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved