Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Isu Warga Namlea Terinfeksi Corona, Ternyata Kabar Hoax yang Disebar Pihak Tidak Bertanggung Jawab

by Visioner Indonesia
Maret 21, 2020
in Kesehatan
Reading Time: 2min read
Isu Warga Namlea Terinfeksi Corona, Ternyata Kabar Hoax yang Disebar Pihak Tidak Bertanggung Jawab

Visioner.id

0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id, Namlea – Seorang warga Kota Namlea Kabupaten Buru yang baru pulang menunaikan ibadah Umroh di Tanah Sucih Mekkah, masuk dalam pengawasan Tim Satgas Waspada Darurat Bencana Non Alam Kabupaten Buru. Pengawasan ini sebagai upaya pencegahan masuknya virus corona atau Covid-19 di wilayah itu.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Nani Rahim yang dikirim lewat pesan whatsapp kepada para wartawan, Jumat (20/3/2020). Nani menjelaskan warga yang tidak disebutkan identitasnya ini baru kembali ke Kabupaten Buru usai umroh dan terindikasi menderita batuk alergi. Penjelasan Nani itu untuk menegaskan kalau hingga kini Kabupaten Buru belum ada warga yang terinveksi virus corona.

Kepada seluruh masyarakat dan awak media, perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada satupun masyarakat/pendatang  yang didiagnosa menderita covid-19 di Kabupaten Buru. Terkait isu yang beredar soal covid-19 pada salah seorang jamaah umroh itu tidak benar. Yang bersangkutan sudah periksa secara fisik dan anamnese, mengalami batuk alergi dan tidak ada kaitannya dengan covid-19. Namun kami tetap melakukan pemantauan selama 14 hari, kata Nani Rahim.

Nani menambahkan untuk pencegahan masuknya virus corona di Kabupaten Buru, Tim Satgas selalu berupaya melakukan langkah-langkah preventif dan penemuan dini melalui skrining di pintu masuk pelabuhan dan bandara di Namlea. Dan sejauh ini lanjut dia, belum ada satun pun warga yang datang ke Namlea terindikasi tertular virus corona.

Karena itu Nani meminta warga tidak percaya isu kalau ada warga Namlea ditemukan menderita covid-19. Imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, Abdurrahim Umasugi akhirnya meliburkan sekolah mulai  TK, SD dan SMP hingga 14 hari ke depan terhitung Sabtu tanggal 21 Maret 2020.  Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Kementriaan Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan covid-19 dan Surat Edaran Bupati Buru Nomor : 088/52/2000, tentang tindak lanjut pencegahan penyebaran Covid-19.

“Maka dari itu diberitahukan kepada Satuan Pendidikan jenjang TK,SD,SMP untuk menghentikan sementara proses belajar mengajar di sekolah dan mengganti kegiatan belajar di rumah selama 14 ( empat belas ) hari terhitung mulai tanggal 21 Maret hingga 3 April 2020,” kata Umasugi dalam suratnya.

Umasugi minta para guru, satuan pendidikan agar menghimbau kepada orang tua/wali siswa dan siswi untuk menjaga anak-anak pada rumah masing masing serta menjaga kesehatan dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Dalam rangka mendukung Upaya Pencegahan COVID-19 untuk tetap melaksanakan aktivitas hanya pada rumah masing-masing dan tidak membiarkan anak-anak keluar rumah demi pencegahan penyebaran di maksud,”tulis kadis dalam suratnya. Kebijakan tersebut berlaku pada tanggal yang ditentukan dan akan diakhiri setelah menunggu cabutnya status Waspada Darurat Bencana Non Alam Wabah Covid-19 dan atau sampai pemberitahuan resmi selanjutnya,”Tutup Umasugi. (faldi).

Previous Post

Aliansi Pemuda Bangkala Minta TKA di Jeneponto Segera Dideportasi

Next Post

Bagi-Bagi Hand Sanitizer Gratis, Pengguna Roda Dua Apresit Gerakan Anak Muda Milenial Mas Kelana untuk Masyarakat Sidoarjo

Related Posts

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi
Kesehatan

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

April 24, 2026
BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
Kesehatan

Potret Pelayanan BPJS Kesehatan di Tengah Kabar Penyesuaian Iuran

Februari 27, 2026
Kesehatan

Epidemiolog: Virus Nipah Berpotensi Masuk Indonesia

Januari 29, 2026
Kesehatan

Kemenkes Ungkap Masalah Kesehatan Warga Baduy: Gatal dan Diare

Januari 4, 2026
Kesehatan

8 Provinsi Kasus Terbanyak Super Flu di RI: Jawa Timur Terbanyak

Januari 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

TERPOPULER

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved