Visioner.id, Sumatera Utara – Pada hari Selasa, 9 Juni 2020. Menuju diberlakukannya New Normal di Sumatera Utara pada 1 Juli mendatang, seperti yang diutarakan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Seluruh daerah kini semakin bergegas mempersiapkan diri dan protokol. Salah satunya di Desa PIR ADB Besitang yang melakukan kegiatan Sosialisasi, Sterilisasi, serta Penyaluran Bantuan dari Pemkab Langkat kepada warga setempat.
Sosialisasi, Sterilisasi, dan Penyaluran Bantuan ke warga desa ini dilakukan 2 hari dimulai pada tanggal 8 sampai dengan 9 Juni 2020. Kegiatan ini dilakukan oleh Perangkat Desa yang berkolaborasi dengan Mahasiswa UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) yang sekaligus sedang dalam masa PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Bhaktimu Negeri, serta bersama para pemuda setempat.
Sosialisasi ini dilakukan dengan turun langsung kepada Kepala Dusun dan beberapa warga. Hal ini juga ditambah dengan melakukan penempelan kembali beberapa poster dan pembagian hand sanitizer kepada warga untuk bersiap menghadapi New Normal. Kemudian, dilakukan pula strerilisasi kembali dengan penyemprotan disinfektan di tiap-tiap fasilitas publik, seperti Masjid, Gereja, Kantor KUD (Koperasi Unit Desa), Pabrik, Kantor dan Balai Desa, dan tempat-tempat umum lainnya. Kegiatan ini diakhiri dengan melakukan Penyaluran Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Langkat berupa sembako kepada warga Desa PIR ADB pada tanggal 9 Juni di hari Selasa.
Mahasiswa UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) asal Langkat yang sedang melakukan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Bhaktimu Negeri juga turut andil berkolaborasi untuk membantu proses yang dilakukan oleh Pemerintah Desa PIR ADB Besitang. Muhammad Fitrah mengutarakan betapa pentingnya kolaborasi dan konsistensi untuk bersama menghadapi Covid-19. “Kita tetap harus waspada dan tidak boleh lengah sedikitpun bahkan ketika keadaan sudah New Normal.” jelas Mahasiswa Manajemen UMM tersebut.
Menurut Ilham Bhakti selaku Kepala Desa PIR ADB Besitang, upaya penanganan dan penaggulan Covid-19, serta mempersiapkan menuju New Normal ini sangat memerlukan sinergitas dari seluruh pihak. “Kami sangat senang dan apresiasi terhadap support dan andil saudara Muhammad Fitrah (Mahasiswa UMM) serta pemuda setempat dalam rangka mempersiapkan Desa PIR ini menuju New Normal nantinya.” Tutur Kepala Desa tersebut.
Sementara itu Drs. Moh. Jufri, ST., MT. sebagai Dosen Pembimbing Lapang PMM Bhaktimu Negeri Secara Terpisah sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa bimbingannya yang ikut andil dan bisa berkolaborasi dengan masyarakat Desa PIR ADB Besitang mempersiapkan diberlakukannya New Normal di Sumatera Utara pada 1 Juli mendatang, seperti yang diutarakan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Lebih lanjut Jufri yang juga dosen Jurusan Teknik Mesin UMM menjelaskan bahwa diberlakukannya New Normal diperlukan peran serta semua lapisan termasuk sumbangsih pemikiran dari putra daerah seperti saudara Muhammad Fitrah Ashary Bangun yang sedang melakukan PMM Bhaktimu negeri di daerah asalnya. Sehingga masyarakat di sumatera Utara bisa beraktivitas normal kembali namun harus menyesuaikan dan hidup berdampingan dengan Covid-19. (Tm).
