Ternyata Miss V memang bisa mengeluarkan udara (gas) alias kentut saat berhubungan intim. Akan tetapi, jangan sekali-kali mencoba meniup udara ke Miss V Sebaiknya saat berhubungan intim karena bisa berbahaya.
“Meskipun jarang, ini (meniupkan paksa udara ke dalam vagina) dapat menyebabkan emboli udara, yang bisa berakibat fatal,” kata penulisLifehacker Australia Vanessa Marin, yang juga praktisi medis, Selasa (22/6/2015).
Sebagai pengetahuan Emboli udara merupakan masalah yang serius. Ini sama saja dengan memotong sirkulasi udara di paru-paru. Apabila udara masuk ke dalam paru-paru, bisa menghambat aliran normal darah yang menyebabkan banyak masalah serius.
Sedangkan, untuk gas yang dikeluarkan, Marin menjelaskan kondisi tersebut dikenal dengan queef, yang terjadi jika udara terjebak di dalam Miss V Sebaiknya keluar. Menurutnya, queef bisa sangat memalukan jika terjadi saat bercinta. Tapi, udara yang keluar benar-benar produk sampingan alami dari penetrasi.
Menjaga Miss V Agar Bersih
Tak hanya wajah dan tampilan busana yang penting dijaga bagi kaum hawa. Selain itu, organ intim wanita yakni vagina tak kalah penting untuk diperhatikan. Berikut lima hal yang sebaiknya dilakukan wanita demi Miss V Sebaiknya sehat seperti dikutip dari buku Kesproholic, A-Z Tanya Jawab Seputar Masalah Seksualitas pada Selasa (16/6/2015).
1. Perhatikan cairan vagina
Cairan vagina dimiliki tiap perempuan. Bila cairan berwarna bening, cair, dan tidak beraroma tandanya vagina sehat. Bila cairan mengental, berwarna kuning, hijau atau pekat kemungkinan mengalami infeksi.
2. Lakukan pemeriksaan rutin
Raba dan perhatikan vagina. Bila ada benjolan pada bagian tertentu segera periksakan diri ke dokter. Kemungkinan terjadi penyumbatan pada saluran disebabkan infeksi.
3. Perhatikan saat membersihkan
Membersihkan vagina dari depan ke belakang. Agar kuman yang ada di sekitar anus tidak pindah ke depan. Lalu, saat mengeringkan seka area tersebut dari depan ke belakang.
4. Lakukan seks cerdas
Penting untuk mengetahui secara detil dan mendalam siapa pasangan intim Anda. Jangan sampai melakukan pada saat menglami infeksi menular seksual. Tak ada salahnya rutin memeriksakan diri dan pasangan ke dokter yang biasa menangani kesehatan organ reproduksi.
5. Jangan obati sendiri
Bila mengalami gejala infeksi pada vagina, jangan langsung mengobati sendiri dengan membeli obat bebas di apotek.
( Baca : Pelajar Temukan Inovasi Kondom Yang Bisa Deteksi Sifilis )


