Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Manumpitaeng, Daerah Perawan Di Negeri Seribu Pulau

by Redaksi
Juni 30, 2015
in Lifestyle
Reading Time: 2min read
Manumpitaeng - sumber foto Kompas

Manumpitaeng - sumber foto : Kompas

0
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sesuai dengan namanya Indonesia “nesos” yang berarti dalam bahasa Yunani “Pulau” seakan tak pernah habis bagi para pelancong untuk menjelajah wisata bahari di negeri ini. Banyakya pulau yang belum tersentuh menjadi surga bagi para penyelam yang ingin menjelajah di alam bawah laut Indonesia, termasuk salah satu pulau yang eksotis nan indah yakni pulau Manumpitaeng, di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara.

Untuk menjelajah kepulau Menumpitaeng butuh waktu 4 jam perjalanan dengan menggunakan kapal cepat atau speed boat dengan menuju pulau Siau yang menjadi pusat pemerintahan pulau Sitaro. Perjalanan kemudian dilanjutkan kembali dengan menaiki speed boat di Kota Ulu, menuju pulau Manumpitaeng dengan waktu tempuh 30 menit.

Baru memasuki perairan Manumpitaeng, kita akan dikejutkan dengan pemandangan pulau yang eksotis mengelilingi Manumpitaeng, belum lagi gradasi air lautnya yang hijau tosca ke biruan seakan menarik anda untuk segera melepas pakaian dan menceburkan diri kedalam laut.

Inilah surga yang tersembunyi bagi para pencinta diving di Dunia. Apalagi jika pelaku pariwisata dapat mengintegrasikan paket wisata Bunaken dengan destinasi di pulau Sitaro, kata Harry Kankusi, Operator Dive di Sitaro dikutip laman Kompas.

Eksotisme Pulau Manumpitaeng

Di pulau Manumpitaeng kita juga dapat menjumpai burung Gosong, jika beruntung kita dapat menyaksikan secara langsung proses alami bagaimana burung Gosong bertelur. Burung yang berkerabat dengan Maleo dan dari famili Megapodiidae ini merupakan endemik di beberapa kawasan Wallacea termasuk yang endemik di Sulawesi. Cara bertelurnya yang unik akan menjadi satu sajian tersendiri bagi pengunjung di Manumpitaeng.

Burung Gosong akan mencari pasir dengan derajat panas tertentu. Lalu pasangan burung Gosong akan menggali pasir dan meletakkan telurnya yang berukuran besar, lalu menimbunnya dan pergi meninggalkan telur itu hingga waktunya menetas.

Setelah puas melihat burung Gosong bertelur, bersegeralah ke punggung bukit yang terdapat di bagian tengah Manumpitaeng. Tidak dibutuhkan tenaga ekstra untuk mendakinya. Cukup 10 menit kita sudah bisa berada di posisi tertinggi dan bisa menikmati panorama indah sekeliling Manumpitaeng.

Tentu saran yang sangat bagus adalah jangan lupa membawa peralatan kamera. Abadikan keberadaan diri Anda selama berada di surga tersembunyi ini, sambil mengintip kawah Karangetang di kejauhan yang seakan menegaskan anda masih berada di wilayah Sitaro, Gunung itu tak pernah berhenti mengeluarkan percikan api di puncak kawahnya, yang menjadi bonus penutup perjalanan anda ke Manumpitaeng. (Muhammad Rizky Pradila / AP)

Tags: Manumpitaeng
Previous Post

Yuk Lihat Keindahan Kampung Terapung Torosiaje

Next Post

Video Arogansi Supir Taksi Blue Bird Tendang Mobil Ertiga

Related Posts

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Prabowo Minta Maaf ke PB IPSI: Pencak Silat Belum Masuk Olimpiade
Lifestyle

Prabowo Minta Maaf ke PB IPSI: Pencak Silat Belum Masuk Olimpiade

April 11, 2026
Lifestyle

Dasco Ajak Publik Jaga Kesantunan Digital, Persatuan Bangsa di Atas Segalanya

Maret 7, 2026
Lifestyle

Ramai Masyarakat Ikut Program Mudik Gratis Lebaran

Februari 27, 2026
Lifestyle

BGN Buka Diri Terhadap Kritik: Transparansi Jadi Kunci Menjaga Mutu Makan Bergizi Gratis

Januari 30, 2026
Lifestyle

MBG Tembus 59,8 Juta Jiwa, Sudahkah Berdaulat dari Pangan Impor?

Januari 24, 2026

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved