Jakarta, IndonesiaVisioner-. Setelah gagal bermitra dengan perusahaan minyak & gas (migas) asal Jepang, JX Nippon Oil and Energy Co. Akhir Mei mendatang PT Pertamina (Persero) akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, proyek ini dilakukan perseroan secara mandiri .
“Groundbreaking kilang di Balikpapan. Harapannya minggu akhir bulan Mei sudah lakukan groundbreaking di lapangan,” ungkap Wianda Pusponegoro, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
Pelaksanaan groundbreaking kilang Balikpapan Unit V ini dilakukan menyusul setelah perseroan melakukan pekerjaan Front End Engineering Design (FEED) atau suatu teknik dasar yang datang setelah desain konseptual atau studi kelayakan.
“KIta sudah lakukan engineering Front End Engineering Design di lapangan,” tambahnya.
Wianda menambahkan, dalam hal meningkatkan kapasitas dan kualitas (upgrading) kilang, perseroan tetap fokus bekerja sama dengan mitra strategis (strategic partner) yang sudah terjalin selama ini.
“Upgrading kilang sudah ada fokus sama strategic partner. Kilang fokus sama tender, termasuk untuk yang di Dumai (Kilang Dumai Unit II). Satu lagi baru teken yang di Cilacap sama Saudi Aramco. Pembangunan kilang baru di Tuban, kalau persetujuan sudah beres, bisa langsung kita kerjakan,” tutupnya (MR. Vis)






