Indonesia Visioner, Jakarta – Pemerintah tengah mengupayakan peningkatan pelayanan kepada publik terkait penyediaan energi bersih dan murah. Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi tujuan selanjutnya untuk pengembangan jaringan gas (jargas).
Usai meluncurkan Dexlite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sepinggan, Sudirman Said mengunjungi proyek pembangunan jargas di Kelurahan Karang Jati, Sumber Rejo dan Karang Rejo. Sudirman pun berkesempatan untuk menyaksikan dan menyambungkan pipa jargas tersebut.
“Jargas tadi ditinjau, saat ini sedang disiapkan 3.849 SR. Ini dilakukan secara bertahap,” tutur Sudirman.
Jargas Kota Balikpapan akan memiliki 1 unit Meter Regulating Station (MR/S) dan 9 unit Regulator Station (R/S).
“Pembangunan jargas merupakan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), setelah sebelumnya konversi telah kami lakukan dari minyak tanah ke LPG 3 kilogram”, Ungkap Sudirman
lebih lanjut lagi Sudiran menjelaskan bahwa perubahan LPG ke jaringan gas. Akan memberikan dampak positif dari segi efisien, ekonomis dan lebih aman, selain itu kemajuan konstruksi jargas sudah mencapai 16,69% dan akan terus dilakukan untuk merampungkan seluruh tahapan proyek dan dapat beroperasi pada 2017.
Jargas Kota Balikpapan adalah penambahan dari jargas existing di Prabumulih, Jambi, Sengkang dan Sidoarjo dengan jumlah total 18.976 SR. Selain jargas Kota Balikpapan, rencana pembangunan di tahun 2016 adalah 32.000 SR di Prabumulih dan 4.000 SR di Cilegon, Banten.(AL/VIS)






