Pelajaran dari Masa Lalu: Langkah Industri Hari Ini

Pelajaran dari Masa Lalu: Langkah Industri Hari Ini

- in Artikel
238
0

Fakhrurijal, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

Pertengahan tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi segala jenis industri di indonesia, tak peduli skala dari industri tersebut, pasalnya dengan dilakukannya pembatasan sosial berskala besar menghambat pertumbuhan ekonomi dengan cara yang tidak biasa, berakibat langsung pada rantai distribusi, produksi dan konsumsi para pelaku ekonomi yaitu masyarakat sendiri, hal ini bukan tidak pernah terjadi sebelumnya pasalnya skala dari kejadian – kejadian sebelumnya tidak sebesar kali ini, contoh saja Maut Hitam (The Black Death) tahun 1347-1352 yang melanda eropa yang mampu menghambat pertumbuhan demografi sampai 100 tahun lebih, dikutip dari david routt (2008), maut hitam mengembalikan populasi eropa ke tahun 1100, The black death menghentikan pertumbuhan demografi penduduk dalam waktu yang cukup lama,Baru sekitar 1450, atau bahkan 1550—akhir Abad Pertengahan sekaligus awal Renaisans—populasi tumbuh lagi. Kendati jumlah kematian tak diketahui pasti, Maut Hitam kerap disebut pembawa kematian terbesar sepanjang sejarah.

Masalah utama dari sebuah bencana adalah berkurang nya populasi secara drastis hal ini berkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi, angka kematian yang tinggi menurunkan suplay tenaga kerja dalam kondisi parah mampu menghancurkan perusahaan-perusahaan besar misalnya tenaga kerja yang awalnya di bayar murah akan meningkat dua sampai tiga kali lipat karena suplaynya yang sedikit, hal ini teramati masih di tahun yang sama saat merebaknya black death oleh Routt (2008) tentu naiknya upah buruh bukan berarti meningkatnya kesejahteraan umum, meningkatnya suplay uang yang tidak di ikuti dengang produksi barang hanya berarti satu hal, inflasi. Dengan demikian daya beli pun menurun karena petani lebih baik akan menyimpan uangnya sampai harga- harga menjadi murah daripada membelanjakannya, selain kegiatan ekonomi yang tercatat adalah kegiatan sosial ekonomi adalah segala keadaan sosial yang melatarbelakangi terjadinya kegiatan ekonomi misalnya hubungan antara industri atau relasi pekerja pendatang dan pekerja asli menghasilkan gejala - gejala sosial seperti orang yahudi yang selalu di tuduh meracuni sumber air masyarakat pada masa itu.

Tentu tingkat kematian akibat pendemi dimasa modern ini bisa diantisipasi dengan lebih baik oleh pemerintahan mengingat kita memiliki better propert tools namun ekonomic shock  tidak terhindarkan, selain itu akibat ekonomi pada keberlangsungan industri tertentu, mari kita perhatikan berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintahan untuk meyelamatkan industri yang terpapar gejala penghambatan pertumbuhan ekonomi 
  1. Melalui kebijakan moneter pemerintah dapat memberikan supsidi atau menghambat penerimaan pajak tahunan sehinga industri mampu mengakumulasi pendapatan untuk mempertahankan produksi saat pendapatan menurun, namu tentu di butuhkan perhitungan yang tepat sehinga tidak berakibat fatal pada penerimaan pajak negara
  2. Melalui kebijakan fisikal pemerintah dapat mengalokasikan dana yang terbuang sia-sia pada program yang tidak tepat sasaran seperti kartu prakerja yang secara ilmiah bahkan tidak dapat dibuktikan kebermanfaatanya.
  3. Pemerintah dapat mengkonsentrasikan penyelamatan usaha pada industri – industri vital untuk keberlangsungan ekonomi seperti industri yang bersifat produksif seperti pertania,perikanan dan ketahanan pangan, selanjutnya industri pengelolaan sumberdaya alam yang memberikan nilai tambah pada bahan mentah seperti industri pengelola kayu dan besi

Dari ketinga pendekatan tadi kemudian dapat diatur berbagai kebijakan yang bersifat fleksibel dan responsif sehinga pemerintahan dapat mengantisipasi perlambatan pertumbuhab ekonomi dan menormalisasi kegiatan ekonomi, tentu semuanya takan bisa kembali seperti semula setelah selesai dengan kebijakan ekonomi dan mekanisme pelaksaanya peerintahan harus berkonsentrasi pada akibat sosio – ekonomi yang timbulkan oleh pademi berikut beberapa hal yang perlu di antisipasi

  1. Bersitegang anatar umat beragama yang diakibatkan oleh ketimpangan ekinomi sehinga muncul pihak – pihak yang memanfaatkan isu tersebut untuk mendapatkan dominasi sosial tertentu
  2. Pemerintah harus mampu menjamin masyarakat mendapatkan manfaat dari segala kebijakan dan program yang telah disiapkan pemerintahan untuk menangani pademi tersebut
  3. Pemerintah harus mampu mengeliminasi berbagai tindak kejahatan, dan potensi kekacauan

Rancangan pendekatan tersebut merupakan rancaangan yang dimanfaatkan oleh negara – negara lepas landas dalam merespon bencana dalam negeri hal ini secara garis besar dapat disesuaikan dengan sekala seperti hari ini.

Facebook Comments