Jakarta, IndonesiaVisioner-. La Nyalla Mataliti saat ini menjadi isu hangat saat ditetapkan sebagi Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Negeri Surabaya. Banyak yang menduga Kasus menimpa Ketua Umum PSSI ini bukan murni persoaln hukum. Kali ini giliran Fadli Zon angkat bicara
Wakil Ketua DPR ini mengatakan, kasus yang membelit La Nyalla saat ini berbau politik. Fadli menilai, Kejaksaan Agung tidak sungguh-sunguh ingin menegakkan hukum.
“Sejak awal kita lihat ini kriminalisasi terhadap saudara La Nyalla. Tindakan Kejaksaan Agung politis, tidak benar-benar mau menegakkan hukum,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/3).
Kata Fadli, kasus yang menjerat La Nyalla sudah selesai karena sudah ada putusan tetap dari pengadilan (incraht).
“Kenapa mesti diangkat lagi, ini karena ketidaksukaan pemerintah ke La Nyalla. Saya tidak tahu ketidaksukaannya itu kenapa. Apa karena tidak bisa diatur atau karena saat Pilpres dia mendukung Prabowo-Hatta,” kesal Fadli.
Yang jelas, sambung Fadli, ini adalah kasus kriminalisasi. Ia pun meminta pemerintah tidak menggunakan hukum sebagai alat politik.
“Hukum jangan diinjak-injak untuk kepentingan politik,” tutupnya (MR. Vis)






