Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dugaan Skandal 46 Miliar Rupiah di Bima, Resmi Dilaporkan ke KPK

by Aulia Rachman Siregar
Desember 9, 2016
in HUKUM
Reading Time: 1min read
Dugaan Skandal 46 Miliar Rupiah di Bima, Resmi Dilaporkan ke KPK
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,IndonesiaVisioner,-Bersamaan dengan Hari Anti Korupsi se Dunia yang diperingati hari ini Jum’at (09/12/2016) telah dilaporkan secara resmi dugaan penyelewengan bantuan bibit Bawang Merah di Kabupaten Bima oleh beberapa aktivis Muda di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Rasuna Said Kuningan – Jakarta Selatan

Adi Baiquni selaku tokoh muda Bima di Jakarta mengemukakan, dugaan penyelewengan bantuan bibit bawang merah untuk petani bawang senilai Rp.46 Milyar di Bima diduga melibatkan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Bupati Bima, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bima dan Perusahaan pemenang tender,

Hal ini menurut Adi, harus diusut oleh lembaga anti rasuah ini sampai tuntas

“Ini persoalan serius yang harus ditangani secepatnya, apalagi ini menyangkut keberlangsunagan hidup para petani” tegas Tokoh muda Bima di Jakarta ini

Kami percaya langkah-langkah kongkriet Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai institusi penegak hukum yang bisa dibilang sangat profesional dan kredibel dalam menangani kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Sehingga sambung Adi, pemberantasan korupsi di Indonesia terutama di Bima mesti ditegakan, hal ini tentu akan berdampak positif karena dapat menyelamatkan anggaran negara serta masyarakat bisa keluar dari zona kemiskinan.

“Korupsi dimanapaun akan berdampak pada kesenjangan hidup, sayangnya kebanyakan pejabat publik tidak pernah jera dan belajar dari pengalaman terpidana korupsi” tambah mantan aktivis HMI ini

“Ini bukan saja soal bawang merah di Bima, namun Hari Anti Korupsi se Dunia ini menjadi momentum yang tepat untuk mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia untuk melawan Korupsi. (MR. Vis)

Previous Post

IKA Jayabaya Tuntut Keadilan Kasus Terduga Makar

Next Post

“HMI dan Generasi Y: modernisasi organisasi HMI, menatap masa depan gerakan”

Related Posts

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026
Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit
HUKUM

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

April 27, 2026
BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan
HUKUM

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

April 24, 2026
Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif
HUKUM

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

April 24, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved