Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Korlantas Layak Dipimpin Jenderal Bintang Tiga: Tuntutan Publik untuk Reformasi Lalu Lintas Nasional

by Visioner Indonesia
Desember 9, 2025
in HUKUM
Reading Time: 3min read
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – Wacana peningkatan status Kepemimpinan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali menguat di ruang publik. Banyak kalangan menilai, dengan kompleksitas lalu lintas Indonesia yang semakin rumit, posisi Korlantas tak bisa lagi diperlakukan sebagai unit teknis semata. Lalu lintas kini menjadi jantung mobilitas bangsa: ruang publik terbesar tempat ekonomi berputar, budaya bertemu, dan jutaan warga belajar tertib setiap hari.

Dalam berbagai diskusi publik, akademisi, komunitas keselamatan jalan raya hingga masyarakat umum sepakat bahwa beban tugas Korlantas telah melampaui kapasitas struktur yang ada. Peningkatan volume kendaraan, kebutuhan digitalisasi layanan, tantangan keselamatan, hingga fungsi koordinasi antar kementerian dan pemerintah daerah menuntut kepemimpinan dengan kapasitas lebih tinggi dan kewenangan yang lebih kuat.

Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn, menilai bahwa sudah saatnya Korlantas dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga. “Tugas Korlantas hari ini bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi menjaga peradaban publik di ruang jalan raya. Untuk tugas sebesar itu, diperlukan pemimpin yang memiliki wibawa struktural dan kekuatan koordinasi di level nasional,” ujar Romadhon Jasn, kepada awak media, Selasa (9/12/2025).

Dorongan ini sejalan dengan semangat reformasi internal Polri yang terus berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Penguatan struktur Korlantas dinilai akan mempercepat modernisasi teknologi seperti digital traffic management, smart mobility infrastructure, integrasi data nasional, hingga tata kelola layanan SIM dan BPKB berbasis sistem.

Menurut Romadhon, modernisasi tersebut menuntut figur pimpinan setingkat bintang tiga agar lebih mampu mengamankan anggaran, SDM, serta otoritas kebijakan yang selama ini masih terbatas. “Ketika lalu lintas menyangkut keselamatan rakyat, efisiensi ekonomi, dan citra negara, maka pemimpinnya harus memiliki tangga kepemimpinan yang memadai. Itu kebutuhan organisasi, bukan sekadar kenaikan pangkat,” tegas Romadhon Jasn.

Sejumlah negara maju telah menempatkan otoritas lalu lintas pada posisi strategis. Di beberapa negara, lembaga lalu lintas bahkan dipimpin tokoh setingkat wakil menteri. Dengan jumlah kendaraan yang terus naik dan populasi besar yang tersebar di ribuan pulau, Indonesia menghadapi tantangan jauh lebih kompleks, sehingga peningkatan posisi Korlantas merupakan langkah logis dalam kerangka reformasi Polri.

Romadhon juga menyoroti perlunya pembaruan kurikulum pendidikan lalu lintas di internal Polri. “Korlantas membutuhkan pemimpin yang menguasai teknologi, manajemen krisis, etika publik, hingga diplomasi keselamatan jalan internasional. Pendidikan harus mengikuti tantangan zaman,” lanjut Romadhon Jasn.

Para pemangku kepentingan juga melihat bahwa kepemimpinan bintang tiga akan memberikan legitimasi lebih kuat dalam forum nasional lintas kementerian, khususnya dalam isu keselamatan transportasi, infrastruktur, dan mitigasi risiko kecelakaan. Langkah ini diharapkan mempercepat harmonisasi kebijakan antara Polri, Kemenhub, dan pemerintah daerah.

Di tingkat masyarakat, dukungan terhadap penguatan Korlantas cukup besar. Publik menganggap pemimpin bintang tiga akan memperkuat profesionalisme Polri dan meningkatkan kualitas pelayanan. “Kenaikan ini bukan privilege, tetapi pengakuan atas betapa beratnya tanggung jawab Korlantas dalam menjaga ritme kehidupan bangsa,” pungkas Romadhon Jasn.

Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menegaskan siap mendukung langkah yang memperkuat struktur Polri, khususnya dalam bidang lalu lintas yang setiap hari bersentuhan langsung dengan rakyat

Tags: bintang 3JANkorlantas
Previous Post

Banjir Sumatra dan Mega Skandal Morowali: Puncak Distorsi Tata Kelola Negara, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed.: “Di Jepang, Pejabat Terkait Mundur”

Next Post

MD Kahmi Jakarta Pusat Serukan Penguatan KPK & Implementasi KUHAP Baru untuk Percepat Pemberantasan Korupsi.

Related Posts

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan
HUKUM

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

April 24, 2026
Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif
HUKUM

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

April 24, 2026
Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Baru Korupsi Tambang Batu Bara Kalteng
HUKUM

Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Baru Korupsi Tambang Batu Bara Kalteng

April 24, 2026
Semudah Beli Pulsa: Gebrakan Kakorlantas Polri Jadikan BayarPajak Kendaraan Tanpa Ribet
HUKUM

Semudah Beli Pulsa: Gebrakan Kakorlantas Polri Jadikan BayarPajak Kendaraan Tanpa Ribet

April 24, 2026
KPK Kembali Panggil Khalid Basalamah dalam Korupsi Haji 
HUKUM

KPK Kembali Panggil Khalid Basalamah dalam Korupsi Haji 

April 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

TERPOPULER

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved