Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pemuda NTB Jakarta: Dugaan Skandal Korupsi Bibit Bawang Merah di Bima Harus Diusut Tuntas

by Aulia Rachman Siregar
November 30, 2016
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Pemuda NTB Jakarta: Dugaan Skandal Korupsi Bibit Bawang Merah di Bima Harus Diusut Tuntas
0
SHARES
58
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner.-Darmin Nasution Menteri Koordinator Perekonomian pernah melansir,  Rp 50 triliun dana APBN setiap tahunnya masih belum sepadan dengan apa yang dihasilkan. Termasuk penggunaannya untuk subsidi pupuk, pencetakan sawah baru dan pembangunan irigasi. Porsi terbesar ada pada subsudi pupuk sebesar Rp. 30 Triliun.

Hal ini di sampaikan Adi Baiquni, Direktur Central for Empowermant of Democratic Society (CEDES) Indonesia dalam ketetangannya beberapa saat lalu di Menteng, Jakarta (30/11/2016)

Prihatin dengan keadaan ini tokoh muda asal Bima NTB ini mengemukakan kekecewannya terhadap penyelewengan penggunaan anggaran oleh Pemda Bima

“Kami sudah menemui Dirjen Hortikultura, Kementerian Pertanian RI bersama beberapa anggota DPRD Bima beberapa waktu lalu” Kata Adi

“Hal ini kami lakukan dalam rangka mendorong dan menguatkan relasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tentang progress distribusi bibit bawang merah dari Kementan di Kabupaten Bima sebesar Rp 46 Milyar yang bermasalah proses distribusinya dan tidak tepat sasaran di lapangan”, sambung mantan akivis PB HMI ini

Adi menambahkan, pertemuan yang juga di hadiri oleh Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) Jabodetabek ini, ada beberapa poin penting yang menjadi catatan dalam pertemuan tersebut antara lain.

Pertama, Mendorong dan penguatan relasi pemerintah pusat (kementan) dengan pemerintah daerah dalam aspek masa depan petani bawang merah.

Kedua, Peran serta BMMB sebagai elemen masyarakat Bima Jakarta dalam membangun iklim yang stabil dan menguntungkan bagi rakyat Bima (termasuk meminta menaikan anggaran untuk Bima).

Ketiga, Mensinergiskan visi BMMB dengan kepentingan rakyat Bima dalam mensejahterakan masyarakat Petani bawang merah di Bima.

Keempat, sharing dan diskusi tentang kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ke depan yang berkaitan dengan petani Bima.

Proses distribusi bibit bawang merah sebesar Rp 46 Milyar dari Kementan yang bermasalah serta beraroma korupsi ini telah di sorot di DPRD Bima dan telah di demo oleh berbagai kelompok petani dan masyarakat sehingga patut diduga korupsi bibit bawang merah ini melibatkan oknum di Kementan sampai ke Pemda Bima termasuk Bupati

Jika carut marut skandal bibit bawang merah ini tidak terungkap tuntas Sambung Adi, maka  tahun 2017 maka bantuan dari pemerintah pusat ke Pemda Bima tidak lagi di alokasikan.

“Kami berencana akan melaporkan dugaan skandal korupsi ini kepada penegak hukum termasuk KPK dan Kejaksaan Agung karena kasus ini sangat merugikan rakyat dan petani bawang”, tutup salah satu Presidium SATGAS BIMA-JAKARTA ini (MR. Vis)

Previous Post

Press Release Badan Koordinasi Nasional Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI)

Next Post

Wakil Ketua DPD RI Diminta Turun Tangan soal Kisruh Proyek Bibit Bawang 46 Milyar

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved