Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Pendanaan bagi Negara Miskin

Washington, 5 Agustus 2026 – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali dipercaya Bank Dunia memegang posisi strategis di kancah internasional. Ia ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen (Independent Co-Chair) dalam proses pengisian kembali pendanaan (replenishment) ke-22 International Development Association (IDA), yang merupakan salah satu sumber pendanaan terbesar dunia untuk memerangi kemiskinan ekstrem di negara-negara berpendapatan rendah .

Penunjukan tersebut diumumkan Bank Dunia di Washington, Senin (3/8/2026). Sri Mulyani akan memimpin upaya menghimpun dukungan kebijakan dan pendanaan bagi negara-negara termiskin dunia bersama Paschal Donohoe, Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer Grup Bank Dunia .

“Pengalaman tersebut memberinya keahlian mendalam dalam kebijakan pembangunan maupun pembiayaan multilateral,” demikian pernyataan resmi Bank Dunia mengomentari rekam jejak Sri Mulyani yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia (2010–2016) . Saat ini, ia tercatat sebagai Blavatnik World Leaders Fellow 2025–2026 di University of Oxford dan pernah masuk dalam daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia versi Forbes .

Sri Mulyani dipilih oleh komite pencarian yang terdiri dari perwakilan negara donor dan negara peminjam dari daftar kandidat yang diseleksi . IDA yang berdiri sejak 1960 telah menyalurkan lebih dari US$632 miliar untuk investasi di 115 negara. Siklus replenishment IDA22 akan resmi dimulai dalam Mid-Term Review di Tashkent, Uzbekistan, Desember 2026, dengan pertemuan penetapan komitmen pendanaan dijadwalkan Desember 2027 . Hasil penggalangan dana tersebut akan menentukan besaran pembiayaan konsesional yang tersedia bagi 78 negara berpenghasilan rendah hingga 2031 .


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait

Terbaru