Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PDIP Buka Sekolah Partai Politik, Anda Tertarik?

by Redaksi
Juni 30, 2015
in HUKUM
Reading Time: 2min read
PDIP buka sekolah partai politik

Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno Putri | Sumber foto : Lensa Indonesia

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka sekolah partai demi keberlangsungan para calon kepala daerahnya saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015. Hal ini dirasa menjadi contoh pendidikan politik dan kaderisasi partai modern.

“PDIP mulai menerapkan prinsip-prinsip partai politik modern,” kata Dosen FISIP Universitas Jenderal Ahmad Yani, Iman Soleh,‎ di Jakarta, Senin (29/6/).

Iman berpendapat, prinsip serta fungsi parpol kekinian yakni sebagai alat rekrutmen, komunikasi, serta pendidikan politik. Iman mengatakan hal ini bertujuan untuk menunjukkan kepada kader, konstituen, bahkan kepada masyarakat bahwasannya PDIP serius dalam menerapkan sekolah partai ini.

Sebagai partai kader yang menang pemilu lalu, lanjut Iman, momentum ini merupakan ajang azas manfaat dalam pilkada serentak sebagai langkah konsolidasi, kaderisasi, dan doktrinasi sejumlah kadernya, khususnya para calon kepala daerah yang akan bersinggungan dalam pilkada 9 Desember 2015.

Ide Sekolah Partai Politik

“Ada beberapa nilai positif yang bisa dimunculkan ketika PDIP menggulirkan sekolah partai politik. Pertama, sekolah partai politik adalah langkah terobosan ketika bentuk kaderisasi hanya terpaku pada kegiatan temu kader yang hanya diisi oleh orasi-orasi politik yang tidak terarah. Selain itu juga, sekolah partai sebagai wadah pendidikan politik yang doktriner,” ungkap dia.

Poin kedua, tambah Iman, sekolah partai politik bagi calon kepala daerah adalah bentuk ketegasanpartai berlambang kerbau ini bukan hanya partai politik yang bersifat pragmatis. Dengan sekolah partai, para calon kepala daerah dengan basis partai PDIP adalah kader yang memahami politik.

“Baik dalam tataran teoritis maupun dalam tataran praktis, yang berujung pada munculnya sejumlah calon yang militan dalam memenangkan pilkada,” jelas Iman.

Poin ketiga, lanjut Iman, program ini membentuk basis pemikiran ideologis yang tegas, dalam hal ini nasionalisme kerakyatan. Para calon kepala daerah usai turut andil dalam program ini, tak lagi berpikir pragmatis bahwa partai politik hanyalah kendaraan politik yang memerlukan ‘biaya’ menuju pemenangan.

“Justru diharapkan berpikir partai adalah alat perjuangan bukan hanya pada saat pilkada tetapi juga pada saat terpilih dan menjabat,” tandas Iman.

PDIP secara resmi membuka sekolah partai untuk calon kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak pada Minggu 28 Juni 2015 pukul 11.30 WIB. Sekolah dibuka langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Gedung DPP PDIP, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (Khalied Malvino / AP)

Tags: PDIPSekolah Partai Politik
Previous Post

Rusia Siap Bantu Indonesia Kembangkan Nuklir

Next Post

Disebut Lakukan Penghinaan Presiden, Ini Klarifikasi Menteri Rini!

Related Posts

JAN Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Teror Bom di SD Jaksel: Anak-anak Tetap Aman
HUKUM

JAN Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Teror Bom di SD Jaksel: Anak-anak Tetap Aman

Juli 13, 2026
JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026
JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan
HUKUM

JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan

Juni 29, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026

TERKINI

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

PMI Cianjur Korban TPPO di Libya Dipulangkan, Menteri Mukhtarudin: Sinergi Kunci Keberhasilan

JAN Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Teror Bom di SD Jaksel: Anak-anak Tetap Aman

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

TERPOPULER

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

PMI Cianjur Korban TPPO di Libya Dipulangkan, Menteri Mukhtarudin: Sinergi Kunci Keberhasilan

JAN Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Teror Bom di SD Jaksel: Anak-anak Tetap Aman

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved