Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

WikiLeaks : Menkeu Prancis Telah Disadap AS Selama Satu Dekade

by Redaksi
Juni 30, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
wikileaks

WikiLeaks kembali membocorkan dokumen rahasia miliknya yang mengungkapkan aksi penyadapan yang dilakukan oleh Badan intelijen sinyal Amerika Serikat (AS), National Security Agency (NSA) terhadap Menteri Keuangan (Menkeu) Prancis. Aksi penyadapan yang dilakukan Badan Keamanan AS ini disebutkan telah berlangsung hampir selama satu dekade.

WikiLeaks, Seperti dilansir Guardian edisi 30 Juni 2015, mengatakan bahwa para menteri yang menjadi target sasaran penyadapan tersebut adalah Francois Baroin dan Pierre Moscovivi. Keduanya menjabat sebagai Meteri keuangan Prancis antara tahun 2011 dan 2014.

Dalam dokumen yang dikeluarkan WikiLeaks, data komunikasi yang disadap salah satunya merupakan data kontrak dengan semua perusahaan Prancis yang nilainya mencapai US$200 juta.

Bocoran dokumen rahasia menambah daftar dokumen bocoran yang dilakukan AS terhadap Prancis, setelah sebelumnya keluar bocoran dokumen yang menyebutkan NSA menyadap tiga Presiden Prancis sejak 2006. (baca : Ssst… WikiLeaks Umbar Spionase Amerika di Eropa)

Dokumen rahasia yang dibocorkan situs whistleblowing tersebut diberi judul “Espionnage Elysee.” Ada tujuh bocoran dokumen rahasia NSA yang dibocorkan oleh Wikileaks, yang merupakan hasil dari operasi spionase ekonomi negri paman sam melawan Prancis.

“NSA telah bertugas memperoleh data interlijen pada semua aspek ekonomi Prancis, dari kebijakan pemerintah, diplomasi, perbankan dan partisipasi dalam badan-badan internasional untuk pembangunan infrastruktur, praktek bisnis hingga aktivitas perdagangan,” bunyi pernyataan WikiLeaks, mengacu pada isi dokumen penyadapan oleh NSA.

WikiLeaks juga menyatakan dalam laporannya bahwa operasi spionase ekonomi NSA terhadap Prancis telah dimulai sejak 2002. Hasil dari penyadapan tersebut juga telah disetujui untuk dibagi dengan mitra NSA yang disebut sebagai kelompok “Five Eyes” yakni terdiri dari Intelijen Kanada, Selandia Baru, Australia dan Inggris.

Pemerintah AS maupun Pemerintah Prancis belum merespins bocoran terbaru milik WikiLeaks ini. sebelumnya Presiden Prancis, Francois Hollande mengatakan, jika penyadapan yang dilakukan NSA terhadap dirinya benar maka tindakan tersebut tidak bisa diterima.

Tags: Amerika SerikatNSAPrancisWikiLieaks
Previous Post

Yuk Lamar Magang di Apple, Gajinya 89 Juta per Bulan, Mau?

Next Post

PATA Travel Mart 2016 Targetkan 1000 Delegasi

Related Posts

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September
Luar Negeri

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September

Agustus 22, 2026
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan
Luar Negeri

Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan

Agustus 22, 2026
Pertemuan Sugiono-Wang Yi di Vientiane, Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT
Luar Negeri

Pertemuan Sugiono-Wang Yi di Vientiane, Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT

Agustus 22, 2026
Kabut Asap Kiriman RI Kepung Sarawak, Malaysia Tutup 591 Sekolah!
Luar Negeri

Kabut Asap Kiriman RI Kepung Sarawak, Malaysia Tutup 591 Sekolah!

Agustus 22, 2026
Kabut Asap Karhutla Kepung Sarawak, Malaysia Adukan Indonesia ke ASEAN
Luar Negeri

Kabut Asap Karhutla Kepung Sarawak, Malaysia Adukan Indonesia ke ASEAN

Agustus 22, 2026
Malaysia Sita Kontainer di Pelabuhan, Anwar Tegaskan Tak Mau Jadi Jalur Dagang Israel
Luar Negeri

Malaysia Sita Kontainer di Pelabuhan, Anwar Tegaskan Tak Mau Jadi Jalur Dagang Israel

Agustus 9, 2026

TERKINI

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan: 1.426 Penerima Manfaat Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Iklim Investasi di Titik Terburuk, Guru Besar UI: “Saya Tak Bisa Kasih Nilai Lebih dari 2”

TERPOPULER

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan: 1.426 Penerima Manfaat Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Iklim Investasi di Titik Terburuk, Guru Besar UI: “Saya Tak Bisa Kasih Nilai Lebih dari 2”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved