Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Indonesia Jadi Pelopor Dunia, B50 Mulai Dijual di Seluruh SPBU Oktober

by Visioner Indonesia
Juli 30, 2026
in BUMN, Ekonomi
Reading Time: 2min read
Indonesia Jadi Pelopor Dunia, B50 Mulai Dijual di Seluruh SPBU Oktober
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia telah menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis biosolar dengan campuran 50% minyak sawit atau B50 mulai 1 Oktober 2026 . Langkah ini merupakan kelanjutan dari program biodiesel nasional yang telah berjalan bertahap sejak beberapa tahun lalu.

Target tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya percepatan transisi energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil impor. Program B50 sendiri resmi dimulai pada 1 Juli 2026, namun diberikan masa transisi tiga bulan untuk menghabiskan stok B40 yang masih tersedia di seluruh rantai distribusi .

Saat ini, setidaknya 57% dari total SPBU di Indonesia telah mendistribusikan B50 kepada masyarakat. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan penyelesaian infrastruktur dan distribusi yang dioptimalkan oleh Pertamina Patra Niaga dalam beberapa bulan ke depan .

Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyambut baik komitmen pemerintah dan Pertamina dalam akselerasi program B50 ini. “Kami mengapresiasi langkah nyata Pertamina dan Kementerian ESDM yang terus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan. Target 100% SPBU menjual B50 pada Oktober adalah bukti keseriusan Indonesia dalam transisi energi,” ujar Romadhon di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Program B50 diperkirakan akan membawa manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan. Penggunaan B50 diperkirakan dapat menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun per tahun melalui pengurangan impor BBM. Selain itu, program ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 44,46 juta ton CO2 pada tahun 2026, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam pengurangan emisi karbon .

“Indonesia adalah negara pertama di dunia yang mewajibkan campuran biodiesel 50% untuk biosolar. Ini adalah pencapaian yang membanggakan dan patut didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Dukungan terhadap B50 berarti juga mendukung kemandirian energi dan industri sawit nasional,” tambah Romadhon.

Romadhon juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait penggunaan B50. “Keberhasilan transisi energi tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tetapi juga pemahaman dan penerimaan publik. Kami mendorong Pertamina dan pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat memahami manfaat B50 bagi ekonomi dan lingkungan,” jelasnya.

Gagas Nusantara melihat program B50 sebagai peluang besar bagi Indonesia untuk memimpin transisi energi di tingkat global sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Sinergi antara pemerintah, BUMN energi, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program strategis ini.

Romadhon menutup pandangannya, “Kami optimis Indonesia mampu menjalani transisi energi dengan baik. Keberhasilan B50 adalah bukti bahwa negeri ini tidak hanya kaya sumber daya, tetapi juga memiliki keberanian untuk berinovasi demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.”

Previous Post

Masyarakat Apresiasi Sinergi TNI-Polri, Jakarta Semakin Aman dan Terpercaya

Next Post

Polri dan KPK Tunjukkan Ketegasan, Anggota Polri di KPK Ikut Tersangkut OTT Bupati Pemalang

Related Posts

Aturan Zakat sebagai Pengurang Pajak, Ini Ketentuan Terbarunya
Ekonomi

Aturan Zakat sebagai Pengurang Pajak, Ini Ketentuan Terbarunya

Juli 30, 2026
Amran Luruskan Omongan Prabowo soal Penggilingan Beras Untung Rp2 T
Ekonomi

Amran Luruskan Omongan Prabowo soal Penggilingan Beras Untung Rp2 T

Juli 30, 2026
Rupiah Hari Ini Selasa 28 Juli 2026 Rontok Tembus Rp 18.108 Per Dolar AS
Ekonomi

Rupiah Hari Ini Selasa 28 Juli 2026 Rontok Tembus Rp 18.108 Per Dolar AS

Juli 28, 2026
BPKH Raih WTP Kedelapan, Dana Kelolaan Tembus Rp180,74 T
Ekonomi

BPKH Raih WTP Kedelapan, Dana Kelolaan Tembus Rp180,74 T

Juli 28, 2026
Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil
BUMN

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Juli 21, 2026
118 Personel Tutup 20 Lubang Tambang Ilegal: Masyarakat Apresiasi Sinergi Antam-Aparat di Pongkor
Ekonomi

118 Personel Tutup 20 Lubang Tambang Ilegal: Masyarakat Apresiasi Sinergi Antam-Aparat di Pongkor

Juli 18, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

BPOM: Restoran, Toko Kopi hingga Kafe Harus Sematkan Nutri Level

Aturan Zakat sebagai Pengurang Pajak, Ini Ketentuan Terbarunya

Jaksa Kembali Periksa 4 Penyidik Polri di TPPU Febrie Adriansyah

Heboh Bendera Merah Putih Dipasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya

Hoaks! Prabowo akan ambil alih IKN untuk markas besar TNI

Amran Luruskan Omongan Prabowo soal Penggilingan Beras Untung Rp2 T

TERPOPULER

BPOM: Restoran, Toko Kopi hingga Kafe Harus Sematkan Nutri Level

Aturan Zakat sebagai Pengurang Pajak, Ini Ketentuan Terbarunya

Jaksa Kembali Periksa 4 Penyidik Polri di TPPU Febrie Adriansyah

Heboh Bendera Merah Putih Dipasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya

Hoaks! Prabowo akan ambil alih IKN untuk markas besar TNI

Amran Luruskan Omongan Prabowo soal Penggilingan Beras Untung Rp2 T

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved