Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Sultan ke-49 Ternate resmi Sjarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah

by Aulia Rachman Siregar
September 6, 2016
in Daerah
Reading Time: 1min read
Sultan ke-49 Ternate resmi Sjarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah

Visioner.id, Ternate – Akhirnya tahta kesultanan Ternate resmi diisi oleh Sjarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah. Sultan ke-49 itu diangkat dan dilantik oleh Kimalaha Tamadi dan Kimalaha Marsaoly, di Kadato Ici, Soa-Sio, Ternate Utara, Minggu malam (4/9/2016).

Sudah setahun lebih sejak wafatnya mendiang Sultan Ternate Mudaffar Sjah pada 19 Februari 2015, posisi takhta Sultan Ternate kosong. Konflik pun meletup terkait penentuan siapa yang akan mengisi tahta.

Pengangkatan Sjarifuddin sebagai Sultan Ternate ini secara langsung menggugurkan tiga nama yang digadang-gadang menduduki posisi tersebut. Ketiganya merupakan putra mendiang Mudaffar Sjah. Semuanya tidak terpilih.

Sultan Ternate Sjarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah, usai diangkat menjadi kolano atau sultan, menjelaskan posisinya.

Menurut dia, posisi kolano yang didudukinya itu bukanlah kolano dalam pengertian gelar sebagai sultan atau raja dalam perspektif umum yang dipahami masyarakat.

“Jadi gelar Sultan atau Kolano dengan posisi saya saat ini ada perbedaannya. Kalau saya itu disebut Kolano Ma Soa, yang mana pengangkatan dan pelantikan dilakukan melalaui otoritas Kesultanan karena keadaan Sultan tidak ada,” tutur sang Sultan.

Sementara itu, Sangaji Kulaba Kesultanan Ternate, Ode A Soawali mengatakan, pengangkatan dan pelantikan Sultan Sjarifuddin merupakan sebuah kesepakatan.

“Jadi sebagaimana di Kedaton kemarin, kita sudah sepakat, jika mereka tidak menyetop (prosesi pemilihan Sultan Ternate terhadap tiga putra mendiang Mudaffar Sjah) maka maka pada hari ini, selambat-lambatnya, sekurang-kurangnya, kita akan melaksanakan pengangkatan sultan baru,” ujar Ode.

Dia mengatakan, pelantikan Kolano Ma Soa bertujuan untuk menetralkan situasi yang tidak kondusif. Dalam buku yang ditulis oleh almarhum Mudaffar Sjah, mengenai eksistensi Kesultanan Ternate tentang Ketatanegaraan, disebutkan bahwa sesungguhnya prosesi itu adalah wewenang Bobato 18. Salah satu di antaranya tentang hak mengangkat dan memberhentikan Sultan.

“Hak mengangkat dan memberhentikan Sultan adalah Bobato 18, yang memegang kedaulatan tertinggi dan menentukan arah kebijakan Kesultanan. Sehingga diharapkan seluruh pihak dapat mengerti pengangkatan ini,” tutur Ode. (Vis/RH)

Tags: Sultan ke-48 Ternate resmi Syarifuddin Bin Iskandar Muhammad Djabir Sjah
Previous Post

Legitimasi Status Kewarganegaraan Indonesia

Next Post

Korwil MP BPJS Propinsi Banten Gelar Rakorwil 

Related Posts

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan
Daerah

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

Agustus 27, 2026
Prabowo Buka Muktamar NU ke-36: “NU Harus Jadi Benteng Moral dan Sosial Bangsa”
Daerah

Prabowo Buka Muktamar NU ke-36: “NU Harus Jadi Benteng Moral dan Sosial Bangsa”

Agustus 27, 2026
Presiden Prabowo Tiba di NTT, Langsung Pimpin Rapat Penanganan Gempa
Daerah

Presiden Prabowo Tiba di NTT, Langsung Pimpin Rapat Penanganan Gempa

Agustus 26, 2026
Upaya Pemulihan Kampung Adat Sade Usai Dilalap Jago Merah, Pemda Siapkan Lahan Relokasi
Daerah

Upaya Pemulihan Kampung Adat Sade Usai Dilalap Jago Merah, Pemda Siapkan Lahan Relokasi

Agustus 25, 2026
POGI dan Pemkot Ambon Bersatu Perangi Stunting
Daerah

POGI dan Pemkot Ambon Bersatu Perangi Stunting

Agustus 24, 2026
TNI Terus Cari 9 Perempuan yang Dibawa KKB di Papua Tengah
Daerah

TNI Terus Cari 9 Perempuan yang Dibawa KKB di Papua Tengah

Agustus 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Temui Purbaya, Bos BGN Lapor Pengurangan SPPG & Penerima MBG

KRL Greenline Kembali Normal Usai Tertahan Kerumunan Massa

Budiman Sudjatmiko: Uang Koruptor Bisa Jadi Modal Entaskan Kemiskinan Lewat RUU Perampasan Aset

Soal Perusakan dan Pembakaran Fasilitas di Jakarta, Polisi: Ulah Kelompok Perusuh!

Polri Tangkap Yuwanky, Pemilik Klub Malam Planet Batam DPO Kasus Narkoba

Nasaruddin Umar Fokus Jadi Menag, Tak Maju Calon Ketum PBNU

TERPOPULER

Temui Purbaya, Bos BGN Lapor Pengurangan SPPG & Penerima MBG

KRL Greenline Kembali Normal Usai Tertahan Kerumunan Massa

Budiman Sudjatmiko: Uang Koruptor Bisa Jadi Modal Entaskan Kemiskinan Lewat RUU Perampasan Aset

Soal Perusakan dan Pembakaran Fasilitas di Jakarta, Polisi: Ulah Kelompok Perusuh!

Polri Tangkap Yuwanky, Pemilik Klub Malam Planet Batam DPO Kasus Narkoba

Nasaruddin Umar Fokus Jadi Menag, Tak Maju Calon Ketum PBNU

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved