Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Model Desa Energi Berbasis Rakyat, Gagas Nusantara Apresiasi Langkah PIEP di Bali

by Visioner Indonesia
Mei 3, 2025
in BUMN, Daerah
Reading Time: 2min read
Petani

BALI, Visioner, – Lembaga kebijakan publik Gagas Nusantara mengapresiasi inisiatif Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), anak usaha Pertamina, dalam memperkenalkan Desa Energi Berdikari Keliki, di Gianyar, Bali, kepada jurnalis dan perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Aljazair. Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk nyata diplomasi energi dan sosial yang mengangkat wajah Indonesia di panggung global.

“Kunjungan ini bukan sekadar pertukaran informasi, tetapi strategi cerdas dalam menyampaikan narasi Indonesia sebagai negara yang serius dalam transisi energi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara, di Jakarta, Sabtu (3/5/2025).

Romadhon menilai, pemanfaatan energi surya untuk mendukung Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), pertanian organik, serta pembinaan UMKM, menunjukkan pendekatan terintegrasi yang ideal dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN. “Apa yang dilakukan PIEP melalui Desa Keliki adalah model ekosistem desa yang mandiri secara energi, ekonomi, dan budaya,” katanya.

Dalam kunjungan 30 April 2025 lalu, delegasi dari Aljazair diajak melihat langsung pengolahan kompos dari sampah organik yang menggunakan listrik dari panel surya. Mereka juga menyaksikan pameran UMKM lokal seperti batik lukis dan kerajinan album foto, serta menikmati kuliner ringan khas Bali di tengah lanskap persawahan Subak Lauh Batu. Romadhon menyebut pengalaman itu sebagai diplomasi rakyat yang bermakna dan berdampak jangka panjang.

“Kita sedang menunjukkan bahwa transisi energi tidak selalu datang dari proyek besar, tapi bisa dimulai dari desa,” ujar Romadhon. Ia menekankan pentingnya menduplikasi program seperti Desa Energi Berdikari ke daerah lain, agar pemberdayaan masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda energi nasional.

Selain menghasilkan energi terbarukan, desa ini juga mengalami peningkatan hasil panen padi secara organik dari lima ton menjadi tujuh hingga delapan ton per musim. “Inilah bentuk integrasi antara lingkungan, ketahanan pangan, dan transformasi sosial,” tegas Romadhon. Menurutnya, perubahan perilaku warga dalam menangani sampah dan tumbuhnya kegiatan pendidikan anak-anak menunjukkan keberhasilan program TJSL berbasis kebutuhan lokal.

Romadhon juga mengapresiasi keterlibatan Terminal BBM Manggis Karangasem dalam membina Desa Keliki dan mendorong BUMN lain untuk melakukan pendekatan serupa. “BUMN tidak cukup hanya berorientasi bisnis. Ia juga agen pembangunan dan transformasi sosial,” katanya.

Lebih jauh, ia mendorong agar jejaring internasional seperti media dan diplomasi luar negeri terus dimanfaatkan untuk memperkuat citra positif Indonesia. “Kerja sama dengan negara-negara Global South seperti Aljazair bisa memperkuat solidaritas pembangunan energi rakyat lintas benua,” ujar Romadhon.

“PIEP telah menyalakan harapan bahwa masa depan energi Indonesia bisa dibangun dari desa. Sekarang, tantangannya adalah konsistensi dan replikasi,” tutup Romadhon Jasn.

Previous Post

Masyarakat Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Scammer Kripto Rp18 Miliar

Next Post

Bulog Bukan Monopoli, Negara Hadir Lindungi Pangan Rakyat

Related Posts

Upaya Pemulihan Kampung Adat Sade Usai Dilalap Jago Merah, Pemda Siapkan Lahan Relokasi
Daerah

Upaya Pemulihan Kampung Adat Sade Usai Dilalap Jago Merah, Pemda Siapkan Lahan Relokasi

Agustus 25, 2026
POGI dan Pemkot Ambon Bersatu Perangi Stunting
Daerah

POGI dan Pemkot Ambon Bersatu Perangi Stunting

Agustus 24, 2026
TNI Terus Cari 9 Perempuan yang Dibawa KKB di Papua Tengah
Daerah

TNI Terus Cari 9 Perempuan yang Dibawa KKB di Papua Tengah

Agustus 23, 2026
90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”
Daerah

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Agustus 23, 2026
Kronololgi Api dari Kabel, Ratusan Rumah Adat Sade Ludes
Daerah

Kronololgi Api dari Kabel, Ratusan Rumah Adat Sade Ludes

Agustus 23, 2026
BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi
Daerah

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Agustus 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

TERPOPULER

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved