Indonesia Visioner
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mahasiswa Minta PT Golden Great Borneo Diusir dari Kabupaten Lahat, Ada Apa?

by Visioner Indonesia
Agustus 8, 2024
in Default
Reading Time: 2min read

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Cintai Lahat (GCL) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Perwata Tower tempat PT Golden Great Borneo berkantor, Jl. Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (8/8/2024).

Mereka mendesak PT GGB berhenti melakukan aktivitas penambangan batu bara di Kabupaten Lahat.

Menurut koordinator aksi, Aqil Maulidan, PT GGB hanya mengeruk kekayaan alam tanpa ada kontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Lahat.

“PT GGB merupakan penjajah bagi rakyat Lahat karena hanya mengeruk kekayaan alam tanpa ada kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata Aqil.

Bahkan, Aqil menuding PT GGB telah merusak alam akibat pertambangan batubara. “Yang ada hanya menimbulkan kerusakan alam,” jelasnya.

Aqil menuturkan, akibat pertambangan PT GBB, masyarakat tidak bisa lagi menggarap tanahnya sebagai tempat mencari nafkah dan air bersih menjadi langka.

“Masyarakat hanya bisa menonton bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam tanah leluhurnya dikeruk habis-habisan oleh PT GGB,” tuturnya.

“Tanahnya tidak produktif lagi bahkan air bersih susah didapatkan dan sungai tercemari oleh aktivitas penambangan PT GGB,” lanjutnya.

Lahat menjadi Kabupaten termiskin nomor dua se Sumatera Selatan padahal kekayaan alamnya sangat melimpah.

Aqil menilai tidak ada gunanya ada penambangan batu bara oleh PT GGB sehingga harus segera diusir dari Kabupaten Lahat.

“Kabupaten Lahat sangat miskin sedangkan SDA nya dikeruk. Artinya SDA Lahat hanya dinikmati oleh segelintir orang atau mereka yang punya modal yang kami sebut sebagai kapitalis,” ucapnya.

“Karena tidak ada kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat, maka kami tegaskan untuk mengusir PT GGB dari tanah kami,” lanjutnya.

Aqil memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi hingga izin PT GGB dicabut dan ada audit investigasi atas kerusakan alam yang diduga dilakukan oleh PT GGB yang bisa merugikan negara.

“Target kami yaitu mengusir PT GGB dengan dicabut izinnya dan selain itu harus ada audit kerugian negara oleh aparat penegak hukum atas kerusakan alam yang diduga dilakukan oleh PT GGB,” tandasnya.

Sempat terjadi kericuhan karena pihak keamanan PT GGB melakukan intimidasi terhadap massa aksi. Setelah para orator bergantian menyampaikam orasi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Previous Post

Sejumlah Nama Calon Kepala Daerah di Muara Enim Dinilai Bermasalah Dilaporkan ke DPP Partai, Ini Daftarnya!

Next Post

Mahasiswa Minta KPK Audit dan Investigasi Dana Hibah yang Diberikan ke Polda Jawa Timur

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Dari Panel Surya ke Pupuk Organik: Ketika Energi Terbarukan Menghidupkan Desa

Anggaran ESDM Melonjak di Era Bahlil: Komitmen Energi atau Beban Fiskal Baru?

Pertamina Tuntaskan Merger PET ke Patra Niaga, Sinergi Hilir Makin Kuat untuk Pelayanan Energi

Prabowo di Rusia, Bahlil Diberi Tugas Khusus Kawal Proyek Hilirisasi dan Energi

Menteri P2MI: Negara Hadir untuk 2.400 Anak PMI di Malaysia, Akses Pendidikan Jadi Prioritas

Gus Ipul Sayangkan Pernyataan Cak Imin: Jangan Reduksi NU Jadi Urusan PMII dan HMI

TERPOPULER

Dari Panel Surya ke Pupuk Organik: Ketika Energi Terbarukan Menghidupkan Desa

Anggaran ESDM Melonjak di Era Bahlil: Komitmen Energi atau Beban Fiskal Baru?

Pertamina Tuntaskan Merger PET ke Patra Niaga, Sinergi Hilir Makin Kuat untuk Pelayanan Energi

Prabowo di Rusia, Bahlil Diberi Tugas Khusus Kawal Proyek Hilirisasi dan Energi

Menteri P2MI: Negara Hadir untuk 2.400 Anak PMI di Malaysia, Akses Pendidikan Jadi Prioritas

Gus Ipul Sayangkan Pernyataan Cak Imin: Jangan Reduksi NU Jadi Urusan PMII dan HMI

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE

Indonesia Visioner - All Rights Reserved