Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Istana Tegaskan Komitmen Lindungi Kebebasan Kritik Tanpa Intimidasi

by Visioner Indonesia
Februari 21, 2026
in Default
Reading Time: 2min read

JAKARTA, 21 Februari 2026 — Dinamika demokrasi kembali diuji menyusul laporan dugaan ancaman terhadap aktivis mahasiswa Tiyo Ardianto. Pemerintah menegaskan bahwa kebebasan berpendapat tetap dijamin, sementara setiap bentuk intimidasi wajib diusut secara tuntas oleh aparat penegak hukum.

Isu ini memicu perhatian publik karena menyangkut keamanan ruang kritik di tengah derasnya arus informasi digital. Negara dipandang perlu hadir secara nyata agar mahasiswa dan masyarakat tidak merasa terancam dalam menyampaikan aspirasi.

Pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menekankan pentingnya etika dan kesantunan dinilai sebagai upaya menjaga kualitas dialog publik. Penegasan tersebut mencerminkan nilai budaya ketimuran yang menjunjung adab dalam berkomunikasi, bukan sebagai bentuk pembatasan kritik.

Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menilai keseimbangan antara keberanian dan tanggung jawab moral menjadi kunci demokrasi yang sehat. “Ramadan adalah bulan kejujuran; setiap kata harus selaras dengan perbuatan, bukan dijadikan alat untuk kepentingan sesaat yang merugikan rakyat,” ujar Ketua JAN, Romadhon Jasn, Sabtu (21/2).

Pemerintah juga menegaskan bahwa penghormatan terhadap etika komunikasi justru memperkuat substansi kritik. Dengan pendekatan yang santun dan berbasis data, aspirasi publik dapat lebih mudah diterima dan ditindaklanjuti oleh pengambil kebijakan.

Menurut Romadhon, etika tidak boleh dipahami sebagai bentuk pembungkaman. “Etika bukan pembatas kebebasan, melainkan pagar agar demokrasi tidak berubah menjadi kekacauan yang kehilangan arah perjuangannya,” tegasnya.

Mahasiswa sebagai agen perubahan tetap memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan negara. Kritik yang kuat dinilai lahir dari argumentasi yang jernih, data yang akurat, serta cara penyampaian yang menghormati nilai sosial masyarakat.

Momentum ibadah Ramadan juga diingatkan agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan sempit. “Puasa mengajarkan kita menahan diri, termasuk dari dorongan mencatut nama pemimpin bangsa demi agenda pribadi yang belum tentu sejalan dengan kemaslahatan rakyat,” kata Romadhon.

Di tengah derasnya arus informasi, Istana mengajak publik dan media untuk tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi. Pemerintah berkomitmen menjaga transparansi proses hukum serta memastikan perlindungan bagi setiap warga negara yang menyampaikan kritik secara bertanggung jawab.

Sebagai penutup, JAN mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kedewasaan demokrasi. “Kemenangan sejati bukan soal siapa yang paling keras berbicara, tetapi siapa yang mampu menjaga kebenaran dengan cara yang bermartabat sesuai semangat Ramadan,” pungkas Romadhon.

Previous Post

Menakar Langkah Strategis Pertamina di Tengah Dinamika Ketahanan Energi Nasional

Next Post

Bertemu KDEI Taipei, Mukhtarudin
Pastikan Layanan Transparan bagi PMI di Taiwan

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

MK Nyatakan Penghinaan Terhadap Pemerintah atau Lembaga Negara Tidak Bisa Dipidana

65 Perusuh Ditangkap, Demo 27 Agustus Aman, Masyarakat Apresiasi Polri

Temui Purbaya, Bos BGN Lapor Pengurangan SPPG & Penerima MBG

KRL Greenline Kembali Normal Usai Tertahan Kerumunan Massa

Budiman Sudjatmiko: Uang Koruptor Bisa Jadi Modal Entaskan Kemiskinan Lewat RUU Perampasan Aset

Soal Perusakan dan Pembakaran Fasilitas di Jakarta, Polisi: Ulah Kelompok Perusuh!

TERPOPULER

MK Nyatakan Penghinaan Terhadap Pemerintah atau Lembaga Negara Tidak Bisa Dipidana

65 Perusuh Ditangkap, Demo 27 Agustus Aman, Masyarakat Apresiasi Polri

Temui Purbaya, Bos BGN Lapor Pengurangan SPPG & Penerima MBG

KRL Greenline Kembali Normal Usai Tertahan Kerumunan Massa

Budiman Sudjatmiko: Uang Koruptor Bisa Jadi Modal Entaskan Kemiskinan Lewat RUU Perampasan Aset

Soal Perusakan dan Pembakaran Fasilitas di Jakarta, Polisi: Ulah Kelompok Perusuh!

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved