Dehidrasi atau kondisi kekuangan cairan tubuh, dan mengarah pada kekurangan cairan tidak hanya terjadi saat berada di lingkungan panas dengan kelembaban rendah. Di lingkungan dingin, seperti di ruangan ber-air condition (AC) pun, seseorang bisa mengalami dehidrasi. Dalam sehari, orang dewasa rata-rata mengeluarkan 2 liter cairan.
Saat terpapar lingkungan yang panas, suhu tubuh kita akan meningkat. Akibatnya, tubuh akan mengalami dehidrasi, karena berusaha mengeluarkan panas tersebut melalui keringat,” terang Ermita kepada Senin (1/6). Hal ini disampaikan pakar fisiologi dari Departemen Fisiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ermita Ilyas
Berkurangnya cairan tubuh tanpa disadari ini dapat menurunkan konsentrasi dan kemampuan berpikir. Itulah sebabnya, orang-orang yang berada di ruangan ber-AC diingatkan untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan, agar tidak mengalami dehidrasi.
Dehidrasi di Ruangan Dingin
Sementara itu pada kondisi dingin di ruangan ber-AC, pengeluaran cairan memang tidak dalam bentuk keringat. Sebagian besar melalui urine atau saluran pencernaan. “Di ruangan ber-AC, kita biasanya lebih jarang merasa haus. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan kekurangan asupan cairan,” papar dia.
Dokter spesialis okupasi, Maya Setyawati mengatakan, setiap pekerja sebaiknya membiasakan diri untuk mengonsumsi air minum secara teratur dalam jumlah kecil sebelum merasa haus. Haus merupakan tanda bahwa tubuh kekurangan cairan
Bagi yang beraktivitas sedang pada iklim kerja cukup panas, baiknya minum 150 – 200 mililiter (ml) air setiap 15 – 20 menit. Pekerja lapangan, dengan lingkungan kerja yang panas atau jenis pekerjaan berat membutuhkan air minum 2,8 liter per hari, sedangkan untuk jenis pekerjaan ringan dan pekerjaan dengan suhu lingkungan tidak panas membutuhkan air minum minimal 1,9 liter per hari,” jelas Maya Setyawati
Tidak hanya minim air, kebutuhan cairan tubuh menurutnya juga perlu dipenuhi dari sayuran dan buah-buahan. “Kalau konsumsi buah dan sayurannya kurang, minum airnya harus lebih banyak sekitar 500 ml,” imbuhnya
Pemenuhan kebutuhan cairan ini, menurutnya sangat penting, karena kondisi kurang cairan tanpa disadari dapat menurunkan daya konsentrasi, kemampuan berfikir, dan kewaspadaan seseorang. “Dehidrasi bisa memberi pengaruh negatif bagi kualitas kinerja dan produktivitas, hingga keselamatan pekerja,” ungkap Maya


