Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Palestina Tolak Kunjungan Wapres AS

by Aulia Rachman Siregar
Desember 8, 2017
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
Palestina Tolak Kunjungan Wapres AS

Tepi Barat – Seorang pejabat senior Palestina mengatakan bahwa Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence tidak akan diterima di wilayah negaranya. Pernyataan Jibril Rajoub tersebut berkaitan dengan rencana kunjungan Pence ke Timur Tengah dalam bulan ini.

“Atas nama Fatah saya sampaikan bahwa kami tidak akan menyambut kedatangan wakil Trump di wilayah teritori Palestina. Dia (Pence) meminta bertemu (Presiden Mahmoud Abbas) pada 19 Desember ini di Bethlehem, tapi pertemuan itu tidak akan terwujud,” tegas Rajoub seperti dikutip dari huffingtonpost.compada Jumat (8/12/2017).

CBS News melansir bahwa Rajoub juga meminta otoritas negara-negara Arab lainnya untuk tidak bertemu dengan Pence. Meski mendapat penolakan, Pence dikabarkan masih berniat untuk bertemu dengan Presiden Abbas.

Penolakan terhadap Pence didasari oleh pengakuan resmi Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Trump mengumumkan kebijakannya tersebut pada Rabu waktu Washington.

Keputusan Trump tersebut “bertentangan” dengan kebijakan luar negeri AS yang telah berjalan selama tujuh tahun.

Pengumuman Trump sekaligus menandai langkah awal pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Hari ini, akhirnya kita mengakui hal yang jelas: bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Ini tidak lebih dari sekadar pengakuan akan realitas. Ini juga hal yang tepat untuk dilakukan. Ini hal yang harus dilakukan,” ujar Trump saat berpidato di Diplomatic Reception Room, Gedung Putih, seperti dikutip dari nytimes.com.

Selama tujuh dekade, AS bersama dengan hampir seluruh negara di dunia, menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak negara itu mendeklarasikan pendiriannya pada 1948. Sementara, menurut Trump, kebijakan penolakan tersebut membawa seluruh pihak “tidak mendekati kesepakatan damai antara Israel-Palestina”.

“Akan menjadi kebodohan untuk mengasumsikan bahwa mengulang formula yang sama persis sekarang akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda atau lebih baik,” ungkap Presiden ke-45 AS tersebut.

Tags: AmerikaPalestinaTolak kunjungan
Previous Post

DPR RI Ajak Pemerintah & Warga Boikot Produk AS

Next Post

PB AMI: Donal Trump Tabuh Genderang Perang

Related Posts

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September
Luar Negeri

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September

Agustus 22, 2026
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan
Luar Negeri

Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan

Agustus 22, 2026
Pertemuan Sugiono-Wang Yi di Vientiane, Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT
Luar Negeri

Pertemuan Sugiono-Wang Yi di Vientiane, Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT

Agustus 22, 2026
Kabut Asap Kiriman RI Kepung Sarawak, Malaysia Tutup 591 Sekolah!
Luar Negeri

Kabut Asap Kiriman RI Kepung Sarawak, Malaysia Tutup 591 Sekolah!

Agustus 22, 2026
Kabut Asap Karhutla Kepung Sarawak, Malaysia Adukan Indonesia ke ASEAN
Luar Negeri

Kabut Asap Karhutla Kepung Sarawak, Malaysia Adukan Indonesia ke ASEAN

Agustus 22, 2026
Malaysia Sita Kontainer di Pelabuhan, Anwar Tegaskan Tak Mau Jadi Jalur Dagang Israel
Luar Negeri

Malaysia Sita Kontainer di Pelabuhan, Anwar Tegaskan Tak Mau Jadi Jalur Dagang Israel

Agustus 9, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Iklim Investasi di Titik Terburuk, Guru Besar UI: “Saya Tak Bisa Kasih Nilai Lebih dari 2”

Aset BUMN Idle Rp50 Triliun per Tahun, Pemerintah Buka Kolaborasi Swasta: Ini Daftar Proyek Prioritas

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

TERPOPULER

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Iklim Investasi di Titik Terburuk, Guru Besar UI: “Saya Tak Bisa Kasih Nilai Lebih dari 2”

Aset BUMN Idle Rp50 Triliun per Tahun, Pemerintah Buka Kolaborasi Swasta: Ini Daftar Proyek Prioritas

BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN: Bukan Penentu Mutlak Kemiskinan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved