Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Tingkatkan efektivitas kinerja kabinet Jokowi ketimbang resuffle

by Aulia Rachman Siregar
April 5, 2016
in Nasional
Reading Time: 1min read
Tingkatkan efektivitas kinerja kabinet Jokowi ketimbang resuffle
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner- Isu Reshuffle kabinet akhir-akhir dinilai hanya manuver politik pemerintah untuk menutupi kelemahannya. Publik pun yakin reshuffle kabinet bukan jaminan efektivitas pemerintahan koalisi ini akan lebih baik. Apalagi jika alasan utama reshuffle kabinet semata-mata karena kemarahan partai tertentu dan presiden.

IMG-20160405-WA0008foto: Azhar Kahfi 

Jelas bahwa untuk meraih kembali kepercayaan dan keyakinan rakyat, Presiden justru harus memperbaiki dan meningkatkan efektivitas kepemimpinannya di kabinet maupun koalisi. Hanya itu opsi yang tersedia bagi presiden, setelah meski gabungan Parpol KMP bergabung dalam koalisi pemerintahan sekarang ini,” ujar Direktur Utama Indonesia Visioner, Azhar Kahfi, di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Menurut Kahfi, sebagian besar publik kita tidak antusias mengikuti isu reshuffle kabinet. Selain karena reshuffle sudah bergema selama berbulan-bulan, berbagai elemen masyarakat pun tidak yakin bahwa reshuffle kabinet bisa memperbaiki dan meningkat efektivitas pemerintahan. Publik sudah yakin bahwa kunci peningkatan kinerja pemerintahan sekarang ini adalah efektivitas kepemimpinan presiden dan bukan semata-mata reshuffle kabinet.

Ketimbang resuffle jokowi tingkatkan efektivitas kinerja kabinet karena itu, lanjut Kahfi, publik melihat nafsu merombak formasi kabinet sebagai tontonan tentang bagaimana presiden dan Partai tertentu melampiaskan kemarahan sering terjadi kegaduhan di tingkat mentri.

Lebih jauh Kahfi menjelaskan, kini publik tidak melihat ada makna strategis dari reshuffle kabinet itu, khususnya bagi rakyat dan negara. Idealnya, acuan reshuffle adalah pandangan obyektif tentang kinerja kabinet, bukan semata-mata karena alasan marah terhadap anggota koalisi.

“Satu-satunya upaya yang relevan dan mendesak untuk dilakukan Presiden Jokowi adalah segera memperbaiki efektivitas kepemimpinannya. Jika kinerja pemerintah mumpuni, keyakinan dan kepercayaan rakyat datang dengan sendirinya, tanpa perlu program pencitraan,” tandasnya. (Jasn/Vis)

Previous Post

Gelar Raker, PP PMKRI 2016-2018 Dorong Gerakan Anti Radikalisme dan Cinta Ekologi

Next Post

Isu Resuffle jilid II, Margarito: Menarik kalau ada menteri yang berani mengevaluasi Presiden

Related Posts

Nasional

Mendagri Minta Urus Dokumen Hilang Korban Banjir Sumatra Gratis

Desember 15, 2025
Nasional

Prabowo serahkan 20 ribu hektare hutan di Aceh untuk konservasi gajah

Desember 15, 2025
Nasional

Prabowo perintahkan kebutuhan air bersih, toilet pengungsi terpenuhi

Desember 15, 2025
Nasional

KMI Dukung Perpol 10/2025 sebagai Langkah Transisi Konstitusional Pasca Putusan MK

Desember 15, 2025
Nasional

KMI Apresiasi Ketegasan Menhut Raja Juli Cabut Izin Perusahaan Nakal dan Nilai Kebijakan Ini Penting bagi Pemulihan Sumatra

Desember 10, 2025
Nasional

KMI Apresiasi Putusan MK Soal Kapolri, Tegaskan Kewenangan Presiden Tetap Terjaga

November 15, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Pembangunan Pasar modern di Kabupaten Alor. Antara Kepentingan Rakyat Atau kepentingan bisnis Pribadi”. Oleh Rajab Bura (Ketua Umum HMI Cabang Alor)

Mendagri Minta Urus Dokumen Hilang Korban Banjir Sumatra Gratis

Prabowo serahkan 20 ribu hektare hutan di Aceh untuk konservasi gajah

Prabowo perintahkan kebutuhan air bersih, toilet pengungsi terpenuhi

KMI Dukung Perpol 10/2025 sebagai Langkah Transisi Konstitusional Pasca Putusan MK

JMMP : Apresiasi Perpol No.10 Tahun 2025 demi Polri yang Profesional dan Akuntabel

TERPOPULER

“Pembangunan Pasar modern di Kabupaten Alor. Antara Kepentingan Rakyat Atau kepentingan bisnis Pribadi”. Oleh Rajab Bura (Ketua Umum HMI Cabang Alor)

Mendagri Minta Urus Dokumen Hilang Korban Banjir Sumatra Gratis

Prabowo serahkan 20 ribu hektare hutan di Aceh untuk konservasi gajah

Prabowo perintahkan kebutuhan air bersih, toilet pengungsi terpenuhi

KMI Dukung Perpol 10/2025 sebagai Langkah Transisi Konstitusional Pasca Putusan MK

JMMP : Apresiasi Perpol No.10 Tahun 2025 demi Polri yang Profesional dan Akuntabel

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved