Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mabes Polri akan tindak tegas pihak yang menyerang Ahmadiyah di NTB

by Aulia Rachman Siregar
Juni 20, 2016
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
Mabes Polri akan tindak tegas pihak yang menyerang Ahmadiyah di NTB

Visioner.id Jakarta- Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia prioritaskan keamanan bagi seluruh Anggota Ahmadiyah di Desa Bagik Manis, Kecamatan Sambelia, Lombok TImur, Nusa Tenggara Barat. Juru bicara Polri, Boy Rafli Amar mengatakan, Mabes Polri sudah memerintahkan Kepolisian setempat untuk melakukan langkah-langkah pengamanan.

“Saat ini petugas sedang berupaya menekan agar konflik ini tidak berkembang. Sudah dilakukan langkah-langkah dan tentunya ini menjadi hal yang diprioritaskan karena kita tidak ingin tindakan yang sifatnya intoleransi ini berkembang,” kata Boy di Mabes Polri, Senin (20/06/16).

Boy memastikan Polisi akan menindak tegas secara hukum jika ada orang-orang yang melakukan kekerasan terhadap jemaat Ahmadiyah. Ini menyusul penolakan dari warga sekitar terhadap Jemaah Ahmadiyah di Sambelia, Lombok. Boy mengatakan, akan mengedapankan cara-cara damai dan dialog dalam menyelesaikan masalah ini.

“Kalau masyarakatnya membandel maka akan berhadapan dengan hukum. Masyarakat dilarang main hakim sendiri dan melakukan tindakan yang merugikan orang lain,” ujar Boy.

Pengerahan Personil

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Polda NTB siap menerjukan personilnya jika Polres Lotim kewalahan menangani konflik Ahmadiyah dan warga Sambelia.

Namun, kata Juru Bicara Polda NTB Tri Budi Pangastuti, hingga saat ini belum ada permintaan bantuan personil dari Polres Lotim. Meski begitu, Tri mempersilakan jika jemaah Ahmadiyah di Desa Bagik Manis, Lombok Timur yang masih merasa terancam, untuk melaporkan kondisi mereka ke Polda NTB. Tri mengatakan Polda akan membantu berkoordinasi dengan Polsek atau Polres setempat.

“Melapor ke polda silakan. Penanganannya kita lihat lagi, eksalasinya. Kalau Polsek personilnya tidak cukup, polres bisa back up, kalau polres tidak bisa menangani ada polda. Jadi gitu bertingkat,” kata Tri, Senin (20/6)

Sebelumnya Anggota Jemaah Ahmadiyah Desa Bagik Manis, Kecamatan Sambelia, Lombok, Ibrahim, masih merasa ketakutan untuk berkumpul bersama antar jemaah Ahmadiyah di Desa Bagik Manis. Mereka khawatir adanya penyerangan dan ancaman dari kelompok-kelompok yang tidak suka keberadaan Ahmadiyah di desa tersebut.

“Kami nggak boleh kumpul-kumpul sama teman Ahmadiyah, kalau kami kumpul-kumpul kami kena sanksi, kami diusir lagi. Kami tidak boleh shalat berjamaah Tarawih di rumah teman kami tidak boleh. Itulah makanya kami tidak boleh, kami langgar itu kami akan diusir lagi, diserang, dibunuh, akan dibakar rumah,” ujar Ibrahim (19/6).

Ibrahim mengaku sejumlah persyaratan harus mereka penuhi jika ingin tetap aman tinggal di desanya itu. Salah satunya, warga memaksa jemaah keluar dari Ahmadiyah, jangan mendatangkan mubaligh, tidak melaksanakan pengajian dan menyerahkan semua buku Ahmadiyah.

Sabtu (18/6/2016), warga pemeluk Ahmadiyah di Desa Bagik Manis, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur dipaksa menandatangani surat pernyataan bersedia keluar dari keyakinan yang dianut. Warga menuding Jemaat Ahmadiyah di desa itu menyebarluaskan ajarannya. Padahal, menurut pengurus ahmadiyah, mereka hanya melakukan ibadah Ramadan seperti berjamaah tarawih. Namun karena mereka belum memiliki masjid, maka jemaah Ahmadiyah melaksanakan ibadah di rumah anggotanya. (Vis/mn)

Tags: ahmadiyah NTB
Previous Post

Pertamina mengaku rugi Rp 400 miliar per tahun distribusi BBM ke Papua

Next Post

Harry Azhar Aziz : Audit BPK sudah final, silahkan uji di pengadilan

Related Posts

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”
Lifestyle

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Agustus 27, 2026
Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet
Peristiwa

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Agustus 25, 2026
Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas
Peristiwa

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

Agustus 24, 2026
90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”
Daerah

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Agustus 23, 2026
BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi
Daerah

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Agustus 23, 2026
Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Peristiwa

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

TERPOPULER

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved