Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pelarangan Rini masuk gedung DPR RI harus dicabut

by Aulia Rachman Siregar
Juni 26, 2016
in HUKUM
Reading Time: 2min read
Pelarangan Rini masuk gedung DPR RI harus dicabut

Jakarta, Indonesia visionser-. Komisi VI Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta pimpinan Dewan untuk mencabut pelarangan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengikuti rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Pelarangan terhadap Rini Soemarno yang berlaku sejak akhir 2015 ini berdampak terhadap koordinasi antara Komisi VI dengan Kementerian BUMN sebagai mitra kerja komisi. Saat ini, Rini untuk setiap rapat di DPR digantikan oleh Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.

“Pelarangan Menteri BUMN untuk menghadiri raker dengan Komisi VI akan menjadi penghalang ketika kita menlakukan raker, ada banyak hal yang harus dirapatkan, dikoordinasikan antara komisi VI DPR dengan Menteri BUMN,” kata Anggota Komisi VI DPR, Siti Mukaromah Minggu (26/6/2016).

Siti menambahkan, karena banyak hal yang mesti dibahas bersama Menteri BUMN, maka beberapa hari lalu sudah disepakati dalam sidang fraksi yang menyatakan agar pimpinan DPR untuk segera mencabut surat putusan yang melarang Menteri BUMN rapat dengan DPR RI.

“Jadi ini artinya sudah diminta oleh 9 fraksi agar kita bisa melanjutkan membahas beberapa agenda antara komisi VI dengan Menteri BUMN, karena dengan adanya kondisi seperti sekarang Menteri BUMN tidak bisa rapat dengan kita,” samvungnya

Dia menjelaskan, banyak hal yang berkaitan dengan urusannya BUMN termasuk program Penyertaan Modal Negara (PMN) yang pembahasannya menjadi agak rumit, karena Menkeu yang menggantikan sementara Menteri BUMN saat raker dengan Komivi VI agak sulit menjelaskan kondisi di internal BUMN dan Kementerian BUMN.

“Kita rapat dengan Kementerian Keuangan maka ketika masuknya pada Menteri BUMN itu Menteri Keuangan agak susah ya untuk berpendapat tentang kondisi secara intens di internal BUMN itu sendiri, maka mau tidak mau yang punya hak untuk menyampaikan perkembangan adakah Menteri BUMN,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, 9 dari 10 fraksi di komisi VI sudah setuju untuk meminta pimpinan DPR mencabut pelarangan Menteri BUMN rapat dengan DPR. Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari pimpinan DPR apakah sepakat dengan sikap 9 fraksi. Sebagai informasi tambahan, Fraksi PDI-P menjadi satu-satunya fraksi di Komisi VI yang masih tetap menolak Rini untuk rapat di DPR. PDI-P berpatokan terhadap surat Pimpinan DPR.

Pelarangan ini berlaku sejak Pansus Angket Pelindo II menyerahkan hasil rekomendasinya ke Paripurna DPR pada 23 Desember 2015.

Salah satu poin pansus itu adalah meminta Presiden Joko Widodo memberhentikan Rini dari jabatan Menteri BUMN. Turunan dari rekomendasi itu, Plt Ketua DPR saat itu Fadli Zon diminta melarang Rini hadir ke DPR.

“Kalau secara korum ya sudah memenuhi, karena korum kan minimalnya 50 persen +1, nah ini sudah ada 9 fraksi, sudah lebih dari korum, tapi kita masih menunggu tindak lanjut dari pimpinan DPR apakah sepakat dengan sikap dari 9 fraksi ini, tanggapan dari pimpinan DPR seperti apa, kita masih menunggu apakah bisa sebelum Lebaran atau setelah Lebaran karena kita masih ada waktu sidang sampai akhir Juli,” tutupnya (MR. Vis)

Previous Post

Presiden Joko Widodo : tembak saja pelaku kejahatan narkotika

Next Post

Jenderal Budi Waseso : Indonesia kini masih dalam kondisi darurat narkotika

Related Posts

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali
HUKUM

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Agustus 25, 2026
Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi  Jelang Demo 27 Agustus
HUKUM

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Agustus 25, 2026
PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang
HUKUM

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Agustus 25, 2026
Kejagung Periksa Pemasok Ompreng hingga Mitra SPPG, Kasus Korupsi MBG Makin Meluas
HUKUM

Kejagung Periksa Pemasok Ompreng hingga Mitra SPPG, Kasus Korupsi MBG Makin Meluas

Agustus 25, 2026
PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang
HUKUM

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Agustus 24, 2026
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda, Terbanyak dari Riau
HUKUM

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda, Terbanyak dari Riau

Agustus 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

TERPOPULER

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved