Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ayna: Perempuan Tidak Hanya Menjadi Makmum

by Visioner Indonesia
Juni 1, 2019
in HUKUM
Reading Time: 2min read
Ayna: Perempuan Tidak Hanya Menjadi Makmum

MALANG, JATIM – Sampai saat ini di Indonesia tidak ada undang-undang yang mengatur bila perempuan tidak diperkenankan memegang kekuasaan dalam pemerintahan. Banyak sekali contoh kaum perempuan yang telah berhasil memimpin sebuah wilayah, baik menjadi Kepala Desa, Camat, Bupati, Walikota, bahkan Presiden. Menurut catatan sejarah, kepemimpinan di negara-negara lain pun banyak memberikan bukti keberhasilan seorang perempuan.

Oleh karena itu, sudah saatnya pemikiran kita sportif untuk membuka ruang berkompetisi yang sama. Secara fisik, memang laki-laki lebih kuat, namun kepemimpinan dalam konteks negara, pemerintahan maupun kampus, bukanlah persoalan fisik semata, melainkan sebuah sistem yang di mana membutuhkan pemikiran yang cerdas dan sanggup menyelesaikan segala permasalahan masyarakat. Tutur Ayna yang sebagai calon Ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) D3 keuangan dan perbankan yang diusung oleh Partai Mahasiswa Millenial nomer urut 01 dalam pemira UMM 2019. Pada hari Jumat, (31/05/2019) di Media Center Badan Pemenangan Millenial.

Lanjutnya, era millenial sudah bukan zamannya perempuan berbicara tentang feminisme dan perspekftif gender karna hal itu sudah jauh dibelakang dan sudah saatnya perempuan berbicara tentang perjuangan, perjuangan yang relevan dengan kebutuhan hari ini atau kontemporer, karna ruang perempuan tak lagi terbatasi. Tambahnya.

“Salah satu perjuangan yang paling ideal hari ini ialah perjuangan dalam mendidik diri, bangsa dan negara. Menjadi pemimpin merupakan salah satu aktualisasi diri dalam menopang kemajuan bangsa, melalui pribadi yang terdidik negara akan maju. Menuju generasi emas, moral dan kualitas menjadi hal fundamental yang harus kita tingkatkan bersama. Dan memulainya di lingkup kampus merupakan kekuatan mahasiswa”. Tegasnya.

Saya mengharapkan agar kita semua mampu menciptkan suatu kreativitas dan inovasi demi terciptanya suatu tata nilai yang mampu dijadikan batu loncatan bagi mahasiswa sehingga mampu mengedukasi diruang kampus maupun di ruang masyarkat. “Dalam momentum ini, mari kita letakkan ego kita, emosional kita, untuk secara sama-sama melakukan agenda-agenda yang berdasarkan kepentingan mahasiswa maupun masyarakat, bangsa, dan negara.” Asa Ayna.

HMPS tidak akan ada apa-apanya jikalau tidak memiliki kontribusi kedepan untuk mahasiswanya apalagi masyarakatnya. Imbuhnya. (Adt).

Previous Post

Momentum Hari Kelahiran Pancasila, Ketua Umum Formasta Harapkan Pemkab dan Elemen Masyarakat untuk Tetap Kokoh dalam Ritme Persatuan dan Kesatuan

Next Post

Pengamat Politik Kampus, Andre Apresiasi Kerja Penanggung Jawab Pemilu Raya UMM

Related Posts

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”
HUKUM

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Agustus 21, 2026
Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain
HUKUM

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

Agustus 21, 2026
DPR Minta Polisi Cari Dalang Sindikat Materai Palsu
HUKUM

DPR Minta Polisi Cari Dalang Sindikat Materai Palsu

Agustus 21, 2026
MA: Jaksa Tak Bisa Banding atau Kasasi Putusan Bebas, Ini Alasannya
HUKUM

MA: Jaksa Tak Bisa Banding atau Kasasi Putusan Bebas, Ini Alasannya

Agustus 21, 2026
Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas
HUKUM

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Agustus 20, 2026
Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT
Daerah

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Agustus 20, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved