(GagasanIndonesia.com). Trenggalek – maraknya gerakan radikalisme dan kriminalitas akhir-akhir ini menjadi momentum bersama untuk melakukan pembudayaan Pancasila. Demikian diungkapkan Gatot Sudjito dalam acara sosialisasai empat pilar di SMAN 1 Karangan, Trenggalek, Jawa Tengah yang dihadiri kurang lebih 500 peserta tersebut, hari ini (10/04/2015).
Dalam pidatonya, Gatot menyampaikan bahwa gerakan radikal dan berbagai kriminalitas sosial banyak masuk ke kelompok usia remaja. “Pembudayaan Pancasila ke kelompok-kelompok usia remaja perlu dilakukan, karena banyak mempengaruhi para remaja menjadi pelaku,” ujar anggota DPR tersebut.
Pembudayaan Pancasila perlu dilakukan agar nilai-nilai Pancasila masuk ke ruang-ruang budaya sehingga Pancasila dapat menjadi pijakan nilai berbangsa berngegara yang bersifat omni-present atau senantiasa hadir dimana saja. Bahkan, pembudayan Pancasila juga diperlukan untuk menghindari politisasi Pancasila oleh penguasa.
Sejarah bangsa mencatat, Pancasila pernah dijadikan penguasa sebagai alat ideologi untuk melanggengkan kekuasaan. Seorang Pancasilaias dipersempit maknanya sebagai orang yang patuh terhadap penguasa. Pancasila hanya alat ideologi penguasa untuk mendisiplinkan rakyatnya.
“Dulu, kita pernah mengalami fase dimana orang yang melawan pemerintah seringkali dicap sebagai anti-Pancasila,” ungkap Gatot. Efek yang muncul dengan menjadikan Pancasila sebagai alat ideologi kekuasaan penguasa, ketika penguasa itu tumbang, Pancasila pun tidak lagi dijadikan pedoman.
Dengan demikian, diharapkan strategi internalisasi Pancasila dengan melakukan pembudayaan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat merasuk ke kedalam tindakan berbangsa bernegara. Pembudayaan Pancasila ini, tidak hanya penting dilakukan di lingkungan anak remaja, tapi seluruh komponen masyarakat.
“Dengan melakukan pembudayaan Pancasila saya yakin tidak hanya dapat menekan gerakan radikalisme dan kriminalitas di tingkat anak-anak muda, tapi akan menciptakan budaya berbangsa dan bernegara yang luhur,” kata Gatot. [shofa]






