Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Warga Pulomas Keluhkan Akses Jalan ditutup Anggota DPR RI Dari Partai Penguasa

by Aulia Rachman Siregar
Agustus 3, 2017
in Nasional
Reading Time: 1min read
Warga Pulomas Keluhkan Akses Jalan ditutup Anggota DPR RI Dari Partai Penguasa

Visioner.id Jakarta–  Warga Kampung Baru RW 07, Kayu Putih kini kesulitan jika ingin berpergian melalui Jalan Pulomas Selatan, Jakarta Timur. Pasalnya kini akses menuju Jalan Pulomas Selatan itu ditutup dengan tembok-tembok beton.

Pantauan media di Jalan Cemara Kampung Baru RW 07 terlihat tembok beton setinggi 2,5 meter berdiri kokoh menutup akses jalan, Kamis (3/8/2017). Sementara itu dibalik tembok tersebut terhampar lahan kosong yang cukup luas. Berdasarkan informasi, tanah ini milik salah satu anggota DPR bernama Nurdin Tampubolon dari Partai Hanura.

Nampak juga papan peringatan yang bertuliskan ‘Tanah ini milik PT NTF. Bagi yang tidak berkepentingan dilarang masuk atau melintas’. Akibatnya warga terpaksa harus mengambil rute lebih jauh jika ingin ke Jalan Pulomas Selatan.

Salah satu warga, Haji Elbas mengatakan penutupan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Hal tersebut bermula ketika ada sebuah pengembang membeli satu per satu persatu rumah warga dan tiba-tiba melakukan penutupan.

“Tiba-tiba ada yang punya uang dari pengembang membeli tanah yang di depan jalan itu satu persatu dan ketika dirasa cukup dihajarlah semua termasuk jalannya, tanpa sepengetahuan warga,” ucap Haji Elbas di kediamannya di Kampung Baru RW 07, Pulomas Jakarta Timur.

Menurutnya pada bulan April lalu memang sudah ada negosiasi dari pihak pengembang dan sejumlah perwakilan warga terkait akses jalan tersebut. Elbas menuturkan warga Kampung Baru hanya menginginkan jalan yang sudah ada sejak 60 tahun ini tetap ada, dengan cara dialihkan di sepanjang sisi tanah tersebut.

“Bayangkan kemanusiaannya di mana. Kita inginkan itu jalan yang sudah ada dulu itu dialihkan ke pinggirkan ini terus ke depan kan nggak ada masalah. Kita cuman ingin jalan yang sudah ada dulu itu kembalikan. Ini karena keserakahan dia menjadi begini (penutupan jalan),” kata Elbas.

Tags: Aksws jalan ditutupKampung baru pulomas
Previous Post

Nyata, Ekonomi Indonesia Lesu

Next Post

Fachrianto Hanief; Pamekasan Menuju 2018

Related Posts

Prabowo Perintahkan Jenderal TNI-Polri Turun ke Kalimantan, Karhutla Diberantas Serentak
Nasional

Prabowo Perintahkan Jenderal TNI-Polri Turun ke Kalimantan, Karhutla Diberantas Serentak

Agustus 22, 2026
Pemerintah Siap Bayar Utang Kopdes Rp 240 Triliun Pakai APBN, Dicicil Enam Tahun
Ekonomi

Utang Pemerintah Rp10.300 Triliun: Beban Bunga dan Belanja Produktif Jadi Sorotan

Agustus 22, 2026
Dampak Lingkungan dari Subsidi BBM dan Solusi Berkelanjutan
BUMN

Gebrakan Prabowo: BUMN Dirampingkan, Target 250 Perusahaan, Ini Skemanya

Agustus 22, 2026
Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September
Luar Negeri

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September

Agustus 22, 2026
Kapolri Tangkap Sejumlah Pelaku Pembakar Lahan Kalimantan
HUKUM

Kapolri Tangkap Sejumlah Pelaku Pembakar Lahan Kalimantan

Agustus 22, 2026
Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla
Nasional

Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan: 1.426 Penerima Manfaat Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Iklim Investasi di Titik Terburuk, Guru Besar UI: “Saya Tak Bisa Kasih Nilai Lebih dari 2”

TERPOPULER

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan: 1.426 Penerima Manfaat Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Iklim Investasi di Titik Terburuk, Guru Besar UI: “Saya Tak Bisa Kasih Nilai Lebih dari 2”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved