Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dua Pelecehan dalam Sepekan: Wartawan Kembali Dihina Penguasa

by Visioner Indonesia
Juli 30, 2026
in Lifestyle
Reading Time: 2min read
Dua Pelecehan dalam Sepekan: Wartawan Kembali Dihina Penguasa
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta — Dua peristiwa dalam sepekan mencoreng hubungan antara insan pers dan penguasa. Mulai dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut wartawan sebagai “Londo Ireng”, hingga ucapan Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus yang menyamakan rombongan jurnalis dengan atraksi sirkus.

Gelombang protes pun bergulir. Organisasi pers di berbagai daerah seperti PWI, IJTI, dan AJI menyampaikan kecaman keras. Di Blitar, Surakarta, hingga Malang, ratusan wartawan menggelar aksi damai dengan kartu pers dan atribut serba hitam. Mereka menuntut permintaan maaf terbuka dari Presiden Prabowo dan mengingatkan bahwa pers bekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers .

Di Senayan, Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) memberi ultimatum 1×24 jam kepada Deddy Sitorus untuk meminta maaf. Jika tidak, mereka akan melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan bahkan menempuh jalur hukum . Wakil Ketua KWP, Erwin Siregar, menegaskan bahwa pernyataan Deddy merupakan pelecehan terhadap profesi wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik .

Kasus ini menjadi ironi di saat indeks kebebasan pers Indonesia justru merosot ke peringkat 129 dari 180 negara menurut Reporters Without Borders. Stigmatisasi terhadap wartawan dinilai berbahaya karena dapat menciptakan efek gentar dan mengancam fungsi kontrol sosial pers . Para jurnalis menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah bagian dari amanat undang-undang, bukan bentuk permusuhan.

Ketua PWI Ngawi, Zainal Abidin, menyoroti bahwa sebutan “Londo Ireng” dapat ditafsirkan sebagai tuduhan bahwa pers tidak independen dan memihak penguasa. Sementara itu, jurnalis senior Abdi Purmono mengingatkan bahwa pemimpin yang kuat diukur dari kemampuannya merespons kritik secara bijak, bukan dengan memberikan label yang merendahkan.

Hingga berita ini diturunkan, Presiden Prabowo maupun Deddy Sitorus belum menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Deddy Sitorus justru membantah ucapannya ditujukan kepada wartawan, dengan menyebut bahwa yang ia protes adalah staf dan tenaga ahli yang memadati ruangan . Namun, klarifikasi tersebut dinilai tidak memadai oleh para jurnalis yang menyaksikan langsung kejadian.

Previous Post

Polri dan KPK Tunjukkan Ketegasan, Anggota Polri di KPK Ikut Tersangkut OTT Bupati Pemalang

Next Post

Mahasiswa UI Gelar Aksi di MK: Jangan Korbankan Pendidikan demi MBG

Related Posts

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru
Ekonomi

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Juli 31, 2026
Hotman Paris Dilaporkan PWI, Tiba-tiba Minta Maaf dan Cabut Laporan—Ada Apa? Frasa “Tiba-tiba” dan “Ada Apa?
HUKUM

Hotman Paris Dilaporkan PWI, Tiba-tiba Minta Maaf dan Cabut Laporan—Ada Apa? Frasa “Tiba-tiba” dan “Ada Apa?

Juli 30, 2026
Buang Sampah di Hutan Kota, 2 Perusahaan Didenda hingga Rp 10 Juta
HUKUM

Buang Sampah di Hutan Kota, 2 Perusahaan Didenda hingga Rp 10 Juta

Juli 30, 2026
Klarifikasi Indikator Politik Indonesia: Tidak Ada Rilis Survei Nasional Juli 2026
Lifestyle

Klarifikasi Indikator Politik Indonesia: Tidak Ada Rilis Survei Nasional Juli 2026

Juli 30, 2026
BPOM: Restoran, Toko Kopi hingga Kafe Harus Sematkan Nutri Level
Kesehatan

BPOM: Restoran, Toko Kopi hingga Kafe Harus Sematkan Nutri Level

Juli 30, 2026
Heboh Bendera Merah Putih Dipasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya
Lifestyle

Heboh Bendera Merah Putih Dipasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

KPK Evaluasi Sistem Internal Usai OTT Pegawainya dan Bupati Pemalang

KY Temukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim di Kasus Nadiem dan Andrie Yunus

Hoegeng Awards 2026, Momen Polri Tegaskan Komitmen Integritas dan Kepercayaan Publik

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

TERPOPULER

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

KPK Evaluasi Sistem Internal Usai OTT Pegawainya dan Bupati Pemalang

KY Temukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim di Kasus Nadiem dan Andrie Yunus

Hoegeng Awards 2026, Momen Polri Tegaskan Komitmen Integritas dan Kepercayaan Publik

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved