Jakarta, 9 Agustus 2026 – Pernyataan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso atau akrab disapa Buwas, menjadi perbincangan hangat. Ia menyebut bahwa pemegang Sertifikat Pramuka Garuda berhak menjadi anggota Polri tanpa melalui tes seleksi. Namun, pernyataan tersebut segera diklarifikasi oleh Korps Bhayangkara.
Buwas awalnya menyampaikan bahwa anggotanya yang telah menyandang Pramuka Garuda memiliki jalur khusus untuk masuk Polri. “Anak-anak Pramuka Garuda masuk Polri enggak usah tes, itu ketentuan baru dari Kapolri,” ujar Buwas dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pramuka Garuda di Lapangan Bhayangkara Polres Metro Depok, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, hal ini merupakan bentuk penghargaan terhadap anggota Pramuka yang telah mencapai tingkat tertinggi dalam organisasi kepanduan. “Saya bilang ke Bapak Kapolri, anak-anak Pramuka Garuda itu luar biasa. Mereka sudah punya mental dan kedisiplinan tinggi, cocok jadi polisi,” tambahnya.
Polri Buka Suara: Tetap Ada Seleksi
Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa semua calon anggota Polri, termasuk pemegang Sertifikat Pramuka Garuda, tetap wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.
“Seleksi penerimaan anggota Polri tetap mengikuti aturan yang berlaku dan harus ditempuh oleh seluruh peserta. Tidak ada jalur khusus yang membebaskan seseorang dari proses seleksi,” tegas Trunoyudo kepada wartawan.
Trunoyudo menjelaskan bahwa meskipun memiliki sertifikat Pramuka Garuda, nilai tambah tersebut hanya akan menjadi pertimbangan dalam proses seleksi, bukan sebagai pengganti seluruh rangkaian tes. “Sertifikat Pramuka Garuda bisa menjadi nilai tambah bagi peserta, tetapi mereka tetap harus menjalani tes fisik, psikologi, dan administrasi,” jelasnya.
Jalur Pramuka Garuda Tetap Ada
Meski Polri menegaskan tidak ada pembebasan tes, mereka mengakui bahwa terdapat jalur khusus bagi anggota Pramuka Garuda yang ingin mendaftar sebagai anggota Polri. Namun, jalur tersebut tetap mewajibkan peserta untuk mengikuti seleksi yang sama dengan peserta lainnya.
“Pramuka Garuda itu kan memang salah satu kompetensi kepemimpinan yang diakui. Jadi mereka bisa mendaftar lewat jalur itu, tapi ya tetap harus tes. Tidak ada yang instan,” pungkas Trunoyudo.
Pernyataan Buwas yang kemudian diklarifikasi ini menjadi pengingat bahwa jalur prestasi tetap memiliki prosedur yang harus dilalui, dan tidak ada jalan pintas untuk masuk ke institusi kepolisian.






