Jakarta, 17 Agustus 2026 – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026) .
Megawati tampak mengenakan pakaian bernuansa merah khas partai berlambang banteng moncong putih itu tiba di lokasi sekitar pukul 08.55 WIB . Ia didampingi oleh Ketua DPP PDIP Puti Guntur Soekarno dan disambut Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama jajaran pengurus partai lainnya .
Sebelum upacara dimulai, Megawati menyempatkan diri meninjau galeri visual bertajuk ‘Jejak Merdeka Putra Sang Fajar’ yang digelar di aula Masjid At-Taufiq . Pameran itu menjelaskan tentang detik-detik proklamasi 1945 hingga sejarah hijrahnya pusat pemerintahan Indonesia pada masa itu .
Doa untuk Korban Gempa NTT
Di tengah suasana khidmat, Megawati secara khusus mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi dahsyat magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) .
“Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai, marilah kita mengucapkan doa bersama terutama untuk daerah Nusa Tenggara Timur terutama Flores,” ujar Megawati sebelum memimpin mengheningkan cipta .
Dalam amanatnya, Megawati menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban bencana tersebut . “Kita doakan supaya mereka yang telah mengalami musibah untuk menguatkan dirinya dan bagi keluarga yang telah ditinggalkan, kita doakan mendapatkan tempat selayaknya di sisi Allah,” ucapnya .
Absen di Istana, Megawati Pilih Bersama Kader
Megawati memang tidak menghadiri upacara kenegaraan di Istana Merdeka yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto . Meski demikian, melalui Ketua DPR Puan Maharani yang hadir di Istana, Megawati menitipkan pesan agar masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan .
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa Megawati sengaja memilih merayakan momen kemerdekaan bersama para kader dari berbagai tingkatan di Sekolah Partai . “Ibu Mega ingin merayakan momen peringatan kemerdekaan bersama para kader dari tingkat pengurus partai hingga satuan tugas PDIP serta sayap dan badan partai,” ujar Hasto .
Upacara ini dihadiri oleh pengurus inti DPD dan DPC PDIP DKI Jakarta, pengurus badan dan sayap partai, serta Satgas PDIP . Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan rakyat khas 17-an seperti balap karung, makan kerupuk, dan panjat pinang yang melibatkan warga sekitar Lenteng Agung .






